2026年9月10日

Wu Yanni menangis haru di pernikahan kakaknya: saat membaca sambutan dari ponselnya, ia tiba-tiba tak kuasa menahan emosi dan beberapa kali terisak.

...

Pada 2 Desember, pelari gawang Tiongkok Wu Yanni menghadiri pernikahan kakaknya setelah menyelesaikan musim kompetisinya usai PON nasional. Ia pulang ke Chengdu untuk masa liburan, dan diminta naik ke panggung untuk menyampaikan ucapan selamat. Saat membaca teks yang sudah ia siapkan di ponselnya, Wu tiba-tiba menangis tersedu karena tak kuasa menahan rasa haru dan ketidaksanggupan melepas kakaknya.

Ia memulai dengan berkata, “Saya baru tiba di Chengdu dini hari tadi. Perasaan saya campur aduk—deg-degan tapi juga bahagia—karena gadis kesayangan keluarga kita akan memulai kehidupan baru… dan kepala saya penuh dengan kenangan kita bersama.” Belum selesai berbicara, ia sudah tak mampu menahan tangis. Pengantin perempuan segera menghapus air matanya, sementara pengantin pria memberikan tisu.

Setelah menenangkan diri, Wu melanjutkan: “Saya terus teringat saat-saat kita jalan bareng. Tak terasa, sekarang saya harus melepasmu menikah. Bisa menyaksikan kebahagiaanmu hari ini membuat saya ikut bahagia.” Ia kembali menangis dan memeluk kakaknya erat-erat.

Menariknya, Wu tampil sangat sederhana tanpa riasan mencolok dan dengan pakaian yang low profile, yang dipuji warganet sebagai bentuk penghormatan agar tidak mencuri perhatian dari pengantin.

Sebelumnya di PON, Wu gagal meraih emas dan sempat menangis di podium. Atlet berusia 28 tahun itu kemudian menyatakan bahwa ia masih akan terus berlari 5–6 tahun lagi demi mengejar prestasi yang lebih tinggi.

接著讀