2026年9月10日

Dengan Genting Group hanya menguasai 73.13% saham, Genting Malaysia akan tetap berstatus sebagai perusahaan publik.

(Kuala Lumpur) Rencana Genting Bhd untuk melakukan privatisasi terhadap Genting Malaysia Bhd tidak m...

(Kuala Lumpur) Rencana Genting Bhd untuk melakukan privatisasi terhadap Genting Malaysia Bhd tidak mencapai ambang batas 75% yang diperlukan untuk mengeluarkan perusahaan dari bursa. Dengan demikian, Genting Malaysia akan tetap menjadi perusahaan publik.

Dalam pernyataan resmi, Genting mengungkapkan bahwa hingga pukul 5 sore pada 1 Desember—batas akhir penawaran—perusahaan telah memperoleh 4.14497 miliar saham, setara dengan 73.13% kepemilikan di Genting Malaysia.

Genting sebelumnya menyatakan bahwa jika porsi kepemilikan publik Genting Malaysia turun di bawah 25%, pihaknya tidak akan mempertahankan status listing perusahaan. Namun hasil akhir menunjukkan privatisasi tidak memenuhi syarat untuk delisting.

Genting pada 13 Oktober mengumumkan tawaran pembelian pada harga RM2.35 per saham sebagai upaya privatisasi. Pada 3 November, ketika kepemilikan melewati 50%, tawaran tersebut berubah dari bersyarat menjadi tawaran wajib tanpa syarat.

Batas waktu yang semula ditetapkan pada 24 November kemudian diperpanjang menjadi 1 Desember.

Sebelumnya, penasihat independen merekomendasikan agar pemegang saham minoritas menolak tawaran tersebut dengan alasan harga yang ditawarkan dianggap terlalu rendah dan saham Genting Malaysia memiliki likuiditas yang baik.

接著讀