Ilmuwan Inggris Temukan Fosil Wajah Makhluk Berusia 500 Juta Tahun, Mengungkap Sosok Salah Satu Makhluk Paling Aneh dalam Sejarah—Lengkap dengan “Senyuman” Mengejutkan
Menurut laporan media AS pada 1 Januari, setelah puluhan tahun kebingungan dan berbagai upaya yang k...
Menurut laporan media AS pada 1 Januari, setelah puluhan tahun kebingungan dan berbagai upaya yang keliru, para ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap wajah salah satu makhluk paling aneh dalam sejarah: Hallucigenia (怪誕蟲). Temuan terbaru dari Burgess Shale di Kanada menunjukkan bahwa hewan mungil ini sebenarnya tidak pernah “tanpa kepala”. Wajahnya hanya tersembunyi—seolah menunggu alat yang tepat dan pengamatan yang cukup teliti untuk benar-benar terlihat.
Makhluk laut purba ini panjangnya bahkan tidak sampai dua sentimeter. Sejak pertama kali dideskripsikan lebih dari satu abad lalu, Hallucigenia terus membuat para peneliti kebingungan. Studi terbaru yang terbit di jurnal Nature untuk pertama kalinya memaparkan bentuk kepala Hallucigenia secara utuh, sekaligus menyegarkan pemahaman ilmiah tentang evolusi hewan-hewan awal dan membetulkan kesalahan anatomi yang bertahan sangat lama.
Fosil “Terbalik” yang Berkali-kali Memperdaya Ilmuwan
Penemuan ini merupakan hasil kerja keras Dr. Martin Smith dari University of Cambridge dan Dr. Jean-Bernard Caron dari University of Toronto, yang melakukan persiapan fosil secara cermat serta analisis mikroskopis beresolusi tinggi.
Dalam sebagian besar sejarah penelitiannya, Hallucigenia nyaris identik dengan kata “membingungkan”. Saat pertama kali dideskripsikan secara resmi, bahkan orientasi dasarnya pun keliru: para ilmuwan sempat mengira kaki-kakinya adalah duri di punggung, lalu merekonstruksi tubuhnya dalam posisi terbalik.
Baru dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti akhirnya memastikan sisi mana yang benar-benar “di atas”. Namun, letak kepala masih menjadi tanda tanya besar. Selama bertahun-tahun, sebuah bercak gelap yang aneh pada salah satu ujung fosil sering ditafsirkan sebagai kepala—hingga spesimen baru membuktikan bahwa interpretasi itu salah.
Senyum yang Surealis dan Gigi Mikro yang Mengejutkan
Terobosan besar terjadi ketika para peneliti menemukan kepala berbentuk seperti sendok dengan ciri wajah yang jelas. Melalui mikroskop elektron, mereka mengidentifikasi dua mata yang sangat kecil, serta sebuah struktur melengkung di bawah mata yang membuat ekspresi hewan ini terlihat unik.
“Seolah-olah fosil itu sedang menyeringai pada kita—seakan menertawakan rahasia yang berhasil ia sembunyikan begitu lama,” ujar Dr. Smith saat menggambarkan struktur setengah lingkaran yang memberi Hallucigenia tampilan seperti “tersenyum” secara nyaris jenaka.
Bagian mulutnya menghadirkan kejutan berikutnya. Para ilmuwan menemukan cincin gigi yang melingkari bukaan mulut, lalu satu baris gigi lagi yang memanjang ke arah tenggorokan. Susunan gigi yang tidak lazim ini diduga membantu Hallucigenia mencengkeram dan menelan makanan di dasar laut. Struktur tersebut juga mengarah pada strategi makan dengan cara mengisap, yakni makanan ditarik masuk dan langsung diteruskan ke saluran pencernaan—berbeda dari banyak organisme Kambrium lainnya.
Salah Identifikasi Selama Puluhan Tahun, Akhirnya Diluruskan
Riset ini juga menuntaskan satu kesalahpahaman penting yang bertahan lama. Ciri bulat gelap yang selama ini dianggap sebagai kepala Hallucigenia kini dipastikan bukan bagian tubuhnya. Menurut Dr. Smith, analisis menunjukkan bahwa “gumpalan” tersebut memiliki komposisi kimia berbeda dari bagian tubuh lainnya, sehingga kecil kemungkinan merupakan struktur anatomi.
Tim peneliti menyimpulkan bahwa itu adalah cairan tubuh yang membusuk—material yang tertekan keluar dari saluran pencernaan selama proses penguburan dan fosilisasi. Penafsiran baru ini secara signifikan mengubah cara ilmuwan membaca kembali spesimen-spesimen lama, sekaligus menegaskan betapa mudahnya fosil organisme bertubuh lunak disalahartikan.
“Temuan kami menunjukkan bagian itu memiliki komposisi yang berbeda dari tubuh hewannya,” jelas Dr. Smith. “Itu bukan anatomi. Justru itu mewakili cairan pembusukan—isi usus yang terperas keluar ketika organisme tersebut tertimbun dan mengalami fosilisasi,” tambahnya.
Keterkaitan Evolusi dengan Cacing Beludru
Gambaran anatomi yang kini lebih jelas juga membantu menempatkan Hallucigenia dengan lebih tepat di pohon evolusi. Para peneliti menilai makhluk ini kemungkinan merupakan salah satu nenek moyang paling awal dari cacing beludru modern (Onychophora), kelompok invertebrata bertubuh lunak berukuran kecil yang hingga kini masih hidup di lingkungan tropis. Keduanya menunjukkan kemiripan, seperti sepasang cakar dan anggota tubuh yang tidak beruas seperti sendi.
Dr. Xiaoya Ma dari Natural History Museum di London mendukung gagasan ini. Ia menilai, meski cacing beludru tidak memiliki duri punggung besar seperti Hallucigenia, kemiripan pola pertumbuhan anggota tubuh memperkuat keterkaitan evolusioner keduanya.
“Saya pikir meninjau ulang kelompok ‘cacing’ ini dan menelusuri secara detail bagaimana struktur mulutnya terbentuk dapat membuka temuan baru yang sangat menarik tentang perjalanan evolusi hewan-hewan Ecdysozoa secara keseluruhan,” ujar Dr. Smith.
(Judul asli: “Scientists Just Found the Face of a 500-Million-Year-Old Creature, And It’s Smiling”)
Persija Jakarta Umumkan Perpisahan dengan Pelatih Carlos Pena
Persija Jakarta mengumumkan perpisahan dengan pelatih Carlos Pena pada Kamis (1/5/2025).
Israel Seret AS ke Medan Perang? Trump Diduga Dua Kali Jadi Target, Krisis Iran Makin Gawat
Pada 18 Juni, Trump hanya menulis dua kata: "Menyerah tanpa syarat!"—sebuah pernyataan yang kini ditafsirkan sebagai sinyal bahwa AS akan ikut campur dalam konflik Israel-Iran. Pejabat Israel menyebut pasukan AS bisa bergabung malam ini, dan fasilitas nuklir bawah tanah Iran di Fordow menjadi target potensial.
Sering Merasa Down? Saatnya Bergerak Mulai Sekarang!
Ketika kita menghadapi peristiwa tak terduga atau berada di bawah tekanan besar, wajar jika merasa g...
Manchester United Tahan “New Foden” untuk Debut Lebih Awal — Tak Ingin Ulangi Kasus Greenwood, Belum Waktunya Turun ke Lapangan
Winger muda Manchester United berusia 18 tahun, Shea Lacey, baru-baru ini mendapat kesempatan langka...
Resmi! Insentif Pajak Pembelian Mobil Listrik Berlanjut Tahun Depan — Tapi Kini dengan Syarat Baru!
Masih ragu mau beli mobil tahun ini? Banyak orang yang bimbang — takut tahun depan kebijakan baru bi...
CEO Meituan, Wang Xing: Perang Harga Layanan Antar Makanan Tidak Menciptakan Nilai dan Tidak Berkelanjutan
IT Home, 28 November — Menurut laporan Yicai, CEO Meituan Wang Xing kembali menegaskan dalam panggil...
Mendapatkan Messi Membuat Inter Miami Seolah Memiliki Gudang Bakat Kelas Dunia
Pada 28 Desember, media Argentina dobleamarilla melaporkan bahwa Inter Miami berpeluang kembali memp...
Investor mundur untuk persiapan belanja Tahun Baru Imlek; bursa Malaysia turun 0,32%
(Kuala Lumpur, 12 Feb) — Bursa saham Asia ditutup bervariasi hari ini, sementara pasar saham Malaysi...
“Si ‘Beast’ dari Kung Fu Hustle, Leung Siu-Lung” Belum Dimakamkan Meski Sudah Dua Bulan Wafat; Murid Ungkap Pernikahan Hanya Tinggal Nama, 12 Kali Ajukan Cerai Gagal
(Hong Kong, 22 Maret) Aktor laga legendaris Leung Siu-lung, yang dikenal melalui perannya sebagai “B...
Loletta Lee bongkar alasan renggang dengan keluarga — jarang berbicara, kini ungkap kisah pernikahan dengan mantan suami
(Hong Kong, 29 Maret) Aktris senior Hong Kong Loletta Lee yang kini berusia 60 tahun telah berkarya ...
Lee Zii Jia Rayakan Ulang Tahun ke-28 — Dirayakan Bersama Sahabat, Ng Tze Yong Beri Pesan Hangat: “Terus Percaya pada Dirimu Sendiri”
Pemain bulu tangkis Malaysia Lee Zii Jia merayakan ulang tahun ke-28 bersama teman-temannya seperti ...