Sindiran untuk Sun Jihai? “Kontrak Bak Indentur” Sepak Bola China Mengejutkan Italia: “Sangat Bodoh, Tak Masuk Akal, Terlalu Absurd”
Pada 4 Januari (waktu Beijing), Asosiasi Sepak Bola Tiongkok (CFA) bersiap menjalankan reformasi sis...
Pada 4 Januari (waktu Beijing), Asosiasi Sepak Bola Tiongkok (CFA) bersiap menjalankan reformasi sistem registrasi pemain muda. Kebijakan ini langsung memicu perbincangan luas, terlebih karena kontroversi “kontrak bak indentur” yang sempat ramai sebelumnya kini juga sampai ke telinga para pelaku olahraga di Italia—dan reaksi mereka benar-benar terkejut.
Mulai tahun depan, aturan baru akan memperketat durasi registrasi. Untuk pemain di bawah 12 tahun, kontrak dibatasi satu tahun per penandatanganan. Sementara itu, pemain berusia 12 tahun ke atas hanya boleh meneken kontrak dengan durasi maksimal tiga tahun. Perubahan ini sangat kontras dengan praktik lama, ketika anak berusia delapan tahun sudah bisa menandatangani kesepakatan yang langsung mengikat hingga usia 18 tahun—bahkan bisa mencapai 10 tahun.
Contoh yang paling menyita perhatian publik terjadi tahun lalu. Program akademi Haqiu yang terkait dengan Sun Jihai dilaporkan menuntut kompensasi sebesar 2,66 juta yuan kepada pemain muda Zhang Zhuoyi yang ingin mengakhiri kontraknya. Kasus ini memicu gelombang diskusi. Saat itu, jurnalis Titan Sports Wang Qinbo melontarkan kritik tajam: mengapa CFA mengizinkan berbagai lembaga menandatangani perjanjian “bergaya kamp” dengan anak-anak, bahkan menurunkan batas usia minimal penandatanganan dari standar internasional 12 tahun menjadi 8 tahun. Ia menilai, kebijakan semacam itu membuat anak delapan tahun—yang belum memahami konsekuensi—seakan berubah menjadi “buruh kontrak” dalam sepak bola.
Kini, Wang Qinbo kembali membahas rencana reformasi CFA bersama beberapa rekannya di Italia yang bekerja di industri olahraga. Ketika ia menjelaskan praktik lama—anak bisa “diikat” dari usia 8 sampai 18 tahun—respons yang muncul adalah ketidakpercayaan. Mereka berulang kali menyebut kata “demenziale, demenziale, demenziale”, sebuah istilah yang menggambarkan sesuatu yang sangat bodoh, tidak masuk akal, dan absurd sampai keterlaluan.
Wang juga menekankan poin penting: di banyak negara, pemain muda tidak diperlakukan sebagai komoditas yang bisa “dibeli dan dijual” begitu saja. Ia mengajukan contoh nyata. Ketika Fermín López pindah pada usia 13 tahun dari akademi Real Betis ke La Masia, apakah itu sebuah transaksi jual-beli? Apakah ada “perdagangan” pemain? Begitu juga saat Lionel Messi meninggalkan Newell’s Old Boys pada usia 13 tahun untuk bergabung dengan La Masia—apakah itu terjadi melalui mekanisme jual-beli? Apakah Newell’s Old Boys pernah menuduh Barcelona “mencuri talenta” mereka?
Bagi Wang, jika pertanyaan-pertanyaan ini dipahami dengan jernih, maka alasan di balik reformasi CFA menjadi terang. Jika pembinaan usia dini bertujuan melindungi anak dan mengembangkan potensi, bukan mengikat mereka dengan kontrak panjang yang ketat, maka perubahan sistem registrasi bukan sekadar pilihan—melainkan sebuah keharusan.
Piala Dunia Antarklub Guncang Peta Sepak Bola: Liga Eropa Tak Lagi Tak Terkalahkan?
Piala Dunia Antarklub 2025 yang diperluas telah dimulai, menghadirkan 64 pertandingan antar benua yang bukan hanya menghibur, tetapi juga meruntuhkan anggapan lama tentang dominasi Eropa di sepak bola dunia. Kolumnis ESPN, Ryan O'Hanlon, menunjukkan bahwa kejutan-kejutan dari tim-tim non-tradisional sedang mengubah definisi kekuatan sejati di dunia sepak bola.
Buffett Bertaruh Besar di Jepang: Investasi Rp 490 Triliun Naik 5 Kali Lipat dalam 4 Tahun
Pada ulang tahunnya ke-90 tahun 2020, Warren Buffett secara mengejutkan mengumumkan investasinya di lima perusahaan dagang terbesar Jepang. Empat tahun kemudian, nilainya melonjak dari $6,3 miliar menjadi lebih dari $31 miliar. Dengan terus menambah kepemilikan—bahkan melewati batas 10% yang dulu dijanjikan—Buffett menunjukkan keyakinan jangka panjang terhadap “saham bernilai” di Jepang.
Tim Cook Promosikan iPhone Air di China — Lebih dari Sekadar “Jualan”
Pada 13 Oktober, CEO Apple Tim Cook kembali melakukan kunjungan keduanya ke China tahun ini. Perjala...
Kabar Olahraga
⚡ Kejutan Liga Inggris: Villa Menang 8 Kali Berturut-turut Aston Villa 2-1 Chelsea: Watkins cetak du...
Pelatih Baru Hainiu, Milan: Sejak Lama Ingin Menangani Klub, Terdorong oleh Ambisi dan Kerja Keras
Pelatih kepala baru Qingdao Hainiu, Milan, hari ini memimpin sesi latihan pertama tim untuk persiapa...
Lawan U23 China Bermain Curang! Aturan Dipaksa Diubah Jadi 11 vs 10, Namun Tetap Tumbang oleh Gol Lob Spektakuler 65 Meter Wang Yudong
Timnas China U23 tengah mematangkan persiapan menuju Piala Asia U23. Dalam laga uji coba melawan Kir...
Apple Tancap Gas: Menggabungkan Seluruh Kekuatan Perusahaan untuk Siaran F1 Terkuat Sepanjang Sejarah
Pada 22 Januari, media teknologi AppleInsider melaporkan bahwa dalam ajang Autosport Business Exchan...
Welsh Open: Lisowski Laju ke Semifinal, Robertson Cemerlang Secara Statistik tapi Kalah dari Hawkins
Babak perempat final Welsh Open Snooker selesai digelar. Robert Lisowski dari...
Perubahan besar! Yang Hansen kini “berganti pemilik” setelah penjualan Portland Trail Blazers disetujui oleh dewan NBA, dengan valuasi mencapai 4,25 miliar dolar AS, menarik perhatian luas.
(Beijing, 31 Maret) NBA resmi menyetujui penjualan saham mayoritas Portland Trail Blazers kepada gru...
Li Mingshun, Li Guohuang, dan Xu Xiaoshun membentuk “OGS”, dijadwalkan live pada 13 April sambil tampil di karpet merah
(Kuala Lumpur, 6 April) Film komedi Taiwan NO GOOD! OGS akan tayang di seluruh Malaysia mulai 23 Apr...
Shen Mengchen Ungkap Sudah 4 Tahun Jalani Thermage — Akui Wajahnya “Semakin Menipis,” Picu Perbincangan
Pada 19 April, host Shen Mengchen membagikan rutinitas kecantikannya melalui video, termasuk perawat...
Film Animasi The Eight Immortals! Tembus Box Office RMB800 Juta di China, Jadi Kuda Hitam yang Memicu Demam Menonton
KUALA LUMPUR, 29 Juli – Film animasi China The Eight Immortals! sukses mencuri perhatian sejak tayan...