2026年9月10日

Sindiran untuk Sun Jihai? “Kontrak Bak Indentur” Sepak Bola China Mengejutkan Italia: “Sangat Bodoh, Tak Masuk Akal, Terlalu Absurd”

Pada 4 Januari (waktu Beijing), Asosiasi Sepak Bola Tiongkok (CFA) bersiap menjalankan reformasi sis...

Pada 4 Januari (waktu Beijing), Asosiasi Sepak Bola Tiongkok (CFA) bersiap menjalankan reformasi sistem registrasi pemain muda. Kebijakan ini langsung memicu perbincangan luas, terlebih karena kontroversi “kontrak bak indentur” yang sempat ramai sebelumnya kini juga sampai ke telinga para pelaku olahraga di Italia—dan reaksi mereka benar-benar terkejut.

Mulai tahun depan, aturan baru akan memperketat durasi registrasi. Untuk pemain di bawah 12 tahun, kontrak dibatasi satu tahun per penandatanganan. Sementara itu, pemain berusia 12 tahun ke atas hanya boleh meneken kontrak dengan durasi maksimal tiga tahun. Perubahan ini sangat kontras dengan praktik lama, ketika anak berusia delapan tahun sudah bisa menandatangani kesepakatan yang langsung mengikat hingga usia 18 tahun—bahkan bisa mencapai 10 tahun.

Contoh yang paling menyita perhatian publik terjadi tahun lalu. Program akademi Haqiu yang terkait dengan Sun Jihai dilaporkan menuntut kompensasi sebesar 2,66 juta yuan kepada pemain muda Zhang Zhuoyi yang ingin mengakhiri kontraknya. Kasus ini memicu gelombang diskusi. Saat itu, jurnalis Titan Sports Wang Qinbo melontarkan kritik tajam: mengapa CFA mengizinkan berbagai lembaga menandatangani perjanjian “bergaya kamp” dengan anak-anak, bahkan menurunkan batas usia minimal penandatanganan dari standar internasional 12 tahun menjadi 8 tahun. Ia menilai, kebijakan semacam itu membuat anak delapan tahun—yang belum memahami konsekuensi—seakan berubah menjadi “buruh kontrak” dalam sepak bola.

Kini, Wang Qinbo kembali membahas rencana reformasi CFA bersama beberapa rekannya di Italia yang bekerja di industri olahraga. Ketika ia menjelaskan praktik lama—anak bisa “diikat” dari usia 8 sampai 18 tahun—respons yang muncul adalah ketidakpercayaan. Mereka berulang kali menyebut kata “demenziale, demenziale, demenziale”, sebuah istilah yang menggambarkan sesuatu yang sangat bodoh, tidak masuk akal, dan absurd sampai keterlaluan.

Wang juga menekankan poin penting: di banyak negara, pemain muda tidak diperlakukan sebagai komoditas yang bisa “dibeli dan dijual” begitu saja. Ia mengajukan contoh nyata. Ketika Fermín López pindah pada usia 13 tahun dari akademi Real Betis ke La Masia, apakah itu sebuah transaksi jual-beli? Apakah ada “perdagangan” pemain? Begitu juga saat Lionel Messi meninggalkan Newell’s Old Boys pada usia 13 tahun untuk bergabung dengan La Masia—apakah itu terjadi melalui mekanisme jual-beli? Apakah Newell’s Old Boys pernah menuduh Barcelona “mencuri talenta” mereka?

Bagi Wang, jika pertanyaan-pertanyaan ini dipahami dengan jernih, maka alasan di balik reformasi CFA menjadi terang. Jika pembinaan usia dini bertujuan melindungi anak dan mengembangkan potensi, bukan mengikat mereka dengan kontrak panjang yang ketat, maka perubahan sistem registrasi bukan sekadar pilihan—melainkan sebuah keharusan.

接著讀

Piala Dunia Antarklub Guncang Peta Sepak Bola: Liga Eropa Tak Lagi Tak Terkalahkan?

Piala Dunia Antarklub 2025 yang diperluas telah dimulai, menghadirkan 64 pertandingan antar benua yang bukan hanya menghibur, tetapi juga meruntuhkan anggapan lama tentang dominasi Eropa di sepak bola dunia. Kolumnis ESPN, Ryan O'Hanlon, menunjukkan bahwa kejutan-kejutan dari tim-tim non-tradisional sedang mengubah definisi kekuatan sejati di dunia sepak bola.

440 天前

Buffett Bertaruh Besar di Jepang: Investasi Rp 490 Triliun Naik 5 Kali Lipat dalam 4 Tahun

Pada ulang tahunnya ke-90 tahun 2020, Warren Buffett secara mengejutkan mengumumkan investasinya di lima perusahaan dagang terbesar Jepang. Empat tahun kemudian, nilainya melonjak dari $6,3 miliar menjadi lebih dari $31 miliar. Dengan terus menambah kepemilikan—bahkan melewati batas 10% yang dulu dijanjikan—Buffett menunjukkan keyakinan jangka panjang terhadap “saham bernilai” di Jepang.

332 天前

Kabar Olahraga

⚡ Kejutan Liga Inggris: Villa Menang 8 Kali Berturut-turut Aston Villa 2-1 Chelsea: Watkins cetak du...

255 天前