2026年9月10日

Penyelidikan Diperketat: Kepala Pusat Latihan Diduga Lakukan Berbagai Pelanggaran, Termasuk Pemerasan dan Penyalahgunaan Wewenang

Pada 10 Januari (waktu Beijing), peraih tiga medali emas Asian Games, Wang Li, kembali menyampaikan ...

Pada 10 Januari (waktu Beijing), peraih tiga medali emas Asian Games, Wang Li, kembali menyampaikan tudingan serius terhadap Fan (nama disamarkan), yang disebut sebagai pimpinan di Pusat Pelatihan Olahraga Songmao, Yunnan. Pernyataan terbaru ini melengkapi rangkaian laporan yang sebelumnya telah ia ajukan, dan menurut Wang Li, dugaan pelanggaran yang terjadi bersifat luas serta sistemik.

Wang Li merupakan atlet dari tim kano/kayak (dayung) di pusat pelatihan tersebut. Namanya melejit pada Asian Games 2023, ketika ia menyabet tiga medali emas di nomor dragon boat putri 12 orang untuk kategori sprint lintasan lurus 200 meter, 500 meter, dan 1.000 meter. Prestasi itu menjadikannya atlet pertama dari Yunnan yang meraih capaian “tiga emas” di ajang Asian Games.

Berdasarkan laporan berulang yang disampaikan Wang Li, ia menuduh adanya permintaan uang hadiah pertandingan dalam jumlah besar. Ia juga menyatakan bahwa setelah menolak, dirinya diduga mengalami tindakan balasan, mulai dari pembatasan peran hingga penghambatan dalam jalur pembinaan.

Wang Li menambahkan, dirinya diduga dipinggirkan dari tim, dilarang mengikuti sesi latihan, serta tidak diikutsertakan dalam persiapan rutin. Ia juga menyebut adanya klaim yang tidak sesuai mengenai kondisi fisiknya yang digunakan sebagai alasan untuk membatasi kesempatan latihan maupun keikutsertaannya dalam kompetisi.

Lebih jauh, Wang Li mengatakan tekanan berkepanjangan berdampak pada kondisi mentalnya, serta menyebut adanya dugaan pengajuan dokumen pensiun/berhenti atas namanya tanpa persetujuan. Ia juga mengklaim terdapat upaya berlapis yang mendorongnya untuk meninggalkan tim, termasuk tekanan dari pihak manajemen tingkat menengah.

Di luar pengalaman pribadinya, Wang Li turut menyinggung dugaan masalah yang lebih luas di lingkungan pusat pelatihan, termasuk praktik disiplin yang keras, tindakan yang dinilai merendahkan atlet, serta denda yang diberlakukan secara tidak jelas. Ia juga menyinggung dugaan pelanggaran etika terhadap atlet perempuan, serta persoalan administrasi dan keuangan, seperti pengaturan yang tidak semestinya dan dugaan pemotongan bonus atlet.

Wang Li menyatakan bahwa seluruh materi pendukung terkait laporannya telah ia serahkan saat pertemuan langsung pada 25 Desember kepada tim penyelidik dari otoritas disiplin tingkat provinsi Yunnan. Ia berharap proses pemeriksaan dapat berjalan cepat dan menghasilkan kesimpulan yang jelas.

接著讀