2026年9月10日

CL disebut-sebut terlibat dugaan bisnis ilegal, dan kasusnya telah dilimpahkan ke kejaksaan.

(Seoul, 23 Januari) Menurut laporan media Korea, CL (Lee Chae-rin), mantan leader 2NE1, kembali menj...

(Seoul, 23 Januari) Menurut laporan media Korea, CL (Lee Chae-rin), mantan leader 2NE1, kembali menjadi sorotan terkait perusahaan agensi pribadinya “Very Cherry” yang didirikan pada 2020. Pada September tahun lalu, sempat muncul kabar bahwa perusahaan tersebut belum menyelesaikan proses pendaftaran sesuai ketentuan dan sedang diselidiki. Saat itu pihak Very Cherry menyatakan akan “segera melengkapi pendaftaran.” Pada 22 Januari, beredar laporan lanjutan bahwa kasus ini bisa saja masuk tahap pelimpahan ke kejaksaan.

Laporan menyebut Kepolisian Yongsan, Seoul, menelusuri dugaan bahwa perusahaan tersebut beroperasi selama beberapa tahun tanpa melakukan pelaporan/pendaftaran ke otoritas terkait. Berdasarkan aturan yang berlaku, pelaku usaha yang tidak menyelesaikan pendaftaran yang diwajibkan untuk entitas manajemen hiburan dapat dikenai sanksi pidana atau denda. Polisi disebut mempertimbangkan pelimpahan tanpa penahanan dengan dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pengembangan Industri Budaya Populer dan Seni.

Kabar ini juga dikaitkan dengan langkah pemerintah yang sebelumnya melakukan masa sosialisasi dan penertiban pendaftaran untuk pelaku industri terkait, sehingga beberapa nama besar juga ikut terseret dalam pemeriksaan administrasi. Dalam sejumlah kasus lain yang pernah diberitakan, fokus tanggung jawab hukum tidak selalu melekat pada artis, melainkan dapat bergeser ke pihak pengelola perusahaan, perwakilan, atau badan hukum.

Saat ini, informasi yang beredar masih berada pada tahap penyelidikan dan proses prosedural. Kepastian status pelanggaran dan penentuan tanggung jawab masih menunggu keputusan resmi dari otoritas dan proses hukum selanjutnya.

接著讀