2026年9月10日

Pendeta Lee Shing Lam, ayah Ah Mo, dikabarkan meninggal dunia — kabar ini mengejutkan banyak pihak

(Hong Kong, 25) Setelah insiden serius jatuhnya layar LED dalam konser tahun 2022 oleh grup MIRROR, ...

(Hong Kong, 25) Setelah insiden serius jatuhnya layar LED dalam konser tahun 2022 oleh grup MIRROR, penari Lee Kai-yan (Ah Mo) mengalami cedera parah dan masih menjalani proses pemulihan hingga kini. Di saat kondisinya mulai menunjukkan perkembangan positif, kabar duka datang hari ini (25 April) dengan wafatnya sang ayah, Pastor Lee Shing-lam.

Selama beberapa tahun terakhir, Pastor Lee setia mendampingi dan merawat putranya tanpa lelah. Ia sebelumnya juga mengungkapkan kondisi kesehatannya yang menurun, termasuk gejala muntah berkelanjutan, demam, dan peradangan, sambil berharap pengobatan dapat membawa hasil.

Hari ini, pihak seminari tempat ia pernah menjabat mengonfirmasi kepergiannya, menyatakan bahwa Pastor Lee telah “beristirahat dalam damai.” Dalam pernyataan tersebut, disebutkan bahwa ia mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan, pendidikan teologi, dan pembinaan para pelayan gereja, serta meninggalkan warisan yang akan selalu dikenang.

Menurut laporan, Pastor Lee sempat mendapatkan perawatan di Prince of Wales Hospital pada 14 April. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, ia didiagnosis mengalami peradangan limpa. Kondisinya kemudian memburuk hingga harus dirawat di ICU akibat kesulitan bernapas, dan akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Pada bulan Maret lalu, ia sempat menunda surat doa rutinnya dan mengungkap kekhawatiran tentang kemungkinan masalah kardiovaskular kronis. Ia juga menyampaikan tiga ketakutan besar: apakah tubuhnya mampu bertahan, berapa lama ia masih bisa mendampingi putranya, serta ketidakpastian masa depan. Kepergiannya kini meninggalkan duka yang mendalam.

接著讀