2026年9月10日

Sudahlah, Jangan Berebut Lagi! Musim Ini Gelar Juara Sudah Ditakdirkan untuk Chengdu Rongcheng, Bukan Shanghai Port atau Shenhua

Putaran ke-27 Liga Super China (CSL) hampir rampung, dan setelah kekalahan mengejutkan Beijing Guoan...

Putaran ke-27 Liga Super China (CSL) hampir rampung, dan setelah kekalahan mengejutkan Beijing Guoan dari Shenzhen Pengcheng, persaingan perebutan gelar kini menyisakan tiga tim teratas — Shanghai Port, Chengdu Rongcheng, dan Shanghai Shenhua. Ketiganya hanya terpaut tiga poin, sehingga peluang juara secara matematis masih terbuka bagi semua. Namun, melihat tiga laga terakhir yang tersisa, peluang duo Shanghai tampak menipis, sementara Chengdu Rongcheng justru berada di jalur paling kuat untuk merebut tahta musim ini.

Shanghai Port saat ini memimpin klasemen dengan 60 poin, namun situasi mereka sedang tidak stabil. Seusai kemenangan tipis 4-3 atas Qingdao Hainiu, gestur pelatih Kevin Muscat dan laporan dari sejumlah media sepak bola mengindikasikan bahwa ia mungkin tak akan bertahan hingga akhir musim. Dengan ketidakpastian siapa yang akan memimpin tim di tiga laga pamungkas, jalan Shanghai Port tampak berat. Lawan yang menanti adalah Shandong Taishan, Zhejiang, dan Dalian Yingbo — semua tim tangguh. Melihat performa mereka yang goyah belakangan ini, sangat mungkin Shanghai Port kehilangan poin melawan Taishan dan Zhejiang. Secara realistis, mereka diperkirakan hanya mampu meraih maksimal lima poin dari tiga pertandingan terakhir.

Sementara itu, Shanghai Shenhua harus bekerja keras untuk menang 11 lawan 9 melawan Qingdao West Coast — kemenangan yang banyak disebut terbantu oleh keputusan wasit. Pelatih Leonid Slutsky pun menuai kritik tajam dari media dan penggemar terkait taktiknya. Di tiga laga terakhir, Shenhua akan menghadapi Dalian Yingbo, Shenzhen Pengcheng, dan Tianjin Jinmen Tiger. Menariknya, Shenzhen Pengcheng dikenal sebagai “musuh alami” Shenhua. Dalam tiga pertemuan terakhir di dua musim terakhir, Shenhua hanya mencatat satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan — tanpa dominasi berarti. Bahkan, musim lalu Shenzhen-lah yang menggagalkan mimpi juara Shenhua, dan mereka bisa saja kembali jadi batu sandungan musim ini. Selain itu, laga tandang melawan Tianjin Jinmen Tiger juga diprediksi menjadi ujian berat bagi Shenhua.

Berbeda dengan keduanya, Chengdu Rongcheng justru memiliki jadwal yang lebih bersahabat di sisa musim. Mereka akan menghadapi Qingdao West Coast, Henan, dan Shenzhen Pengcheng. Kecuali Henan yang tergolong lawan sulit, dua tim lainnya tidak cukup kuat untuk menghentikan laju Chengdu. Selama mereka tidak kalah dari Henan, peluang untuk membalikkan keadaan dan merebut gelar juara sangat besar. Setelah jeda liga yang memberi waktu istirahat bagi para pemain inti, Chengdu kini tampil lebih segar dan siap menghadapi akhir musim. Dengan penyesuaian fokus yang seimbang antara Liga Champions Asia dan kompetisi domestik, Chengdu Rongcheng tampak siap menuntaskan musim ini dengan kisah gemilang — trofi juara CSL 2025 seolah sudah menunggu mereka di Kota Chengdu.

接著讀