2026年9月10日

Selamat Tinggal Era Nuklir: Jerman Resmi Hancurkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terkuat di Negeri Itu

Pada 25 Oktober, Jerman menandai berakhirnya sebuah era dengan meledakkan Pembangkit Listrik Tenaga ...

Pada 25 Oktober, Jerman menandai berakhirnya sebuah era dengan meledakkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Gundremmingen—yang dulunya merupakan fasilitas nuklir paling kuat di negara tersebut. Rekaman di lokasi memperlihatkan dua menara pendingin setinggi 160 meter runtuh secara spektakuler dalam ledakan terkendali, menjadi simbol perpisahan resmi Jerman dengan energi nuklir.

Langkah ini mengikuti keputusan besar Jerman pada April 2023, ketika tiga pembangkit nuklir terakhirnya—Isar 2 di Bayern, Neckarwestheim di Baden-Württemberg, dan Emsland di Niedersachsen—dihentikan operasinya. Ketiganya sebelumnya menyumbang sekitar enam persen dari total produksi listrik nasional pada tahun 2022.

Komitmen Jerman untuk meninggalkan energi nuklir sebenarnya telah dimulai sejak 2002, saat pemerintah merevisi Undang-Undang Energi Atom guna memulai penghentian bertahap pembangkit listrik tenaga nuklir komersial. Namun, kebijakan tersebut sempat mengalami pasang surut hingga bencana nuklir Fukushima pada 2011 mempertegas keputusan pemerintah untuk menutup seluruh 17 reaktor nuklir di negara itu paling lambat pada akhir 2022.

Setelah sepenuhnya menutup seluruh pembangkit nuklir, Jerman kini beralih fokus ke energi bersih dan berkelanjutan. Pada Maret 2024, perusahaan energi daerah Westfalen Weser mengumumkan rencana membangun salah satu fasilitas penyimpanan energi terbesar di negara itu di lokasi bekas Pembangkit Nuklir Würgassen di negara bagian North Rhine–Westphalia. Proyek tersebut akan memiliki kapasitas awal sebesar 120 megawatt dan 280 megawatt-jam, yang berfungsi menstabilkan jaringan listrik serta menyimpan energi terbarukan—menjadi simbol transisi ambisius Jerman menuju masa depan bebas nuklir yang berkelanjutan.

接著讀