2026年9月12日

Ma Ning Kembali Picu Kontroversi, Dikecam Bintang Korea — Media Asing Menyebutnya “Wasit Terburuk China”!

Korea Selatan baru saja menjalani laga uji coba internasional melawan Bolivia dan meraih kemenangan ...

Korea Selatan baru saja menjalani laga uji coba internasional melawan Bolivia dan meraih kemenangan meyakinkan 2-0. Namun sorotan utama tidak jatuh pada skor pertandingan, melainkan pada sosok wasit asal Tiongkok, Ma Ning, yang dikenal sebagai “Peluit Emas” China. Beberapa keputusannya memicu ketidakpuasan besar dari pihak Korea. Usai laga, bintang Timnas Korea Hwang Hee-chan terang-terangan mempertanyakan kualitas kepemimpinannya, sementara sejumlah media Korea bahkan menyebut Ma Ning sebagai “wasit terburuk China.”

Tak lama setelah pertandingan dimulai, Hwang Hee-chan dilanggar keras oleh bek Bolivia, Medina, yang memicu ketegangan antar pemain. Namun Ma Ning tidak mengambil tindakan apa pun. Dalam wawancara setelah laga, Hwang mengaku tak habis pikir dan mengkritik keras keputusan sang wasit. Ia menilai dirinya dan Lee Kang-in sejak babak pertama terus menjadi sasaran tekel kasar lawan, tetapi wasit membiarkan permainan berjalan begitu saja. “Seandainya wasit bisa lebih berhati-hati dalam situasi seperti ini, kami bisa bermain lebih nyaman. Ini hanya laga persahabatan, cedera seharusnya bisa dihindari. Sangat disayangkan,” ujar Hwang.

Ketegangan antara Ma Ning dan sepak bola Korea sebenarnya bukan hal baru. Beberapa media Korea segera “membuka arsip lama” tentang laga-laga sebelumnya yang mereka nilai merugikan. Media Korea “nate” menulis kritik pedas: “Wasit terburuk China memimpin pertandingan Korea vs Bolivia. Ma Ning, yang terkenal dengan reputasi buruknya, sudah lama memiliki hubungan yang kurang baik dengan Timnas Korea. Dalam laga Kualifikasi Piala Dunia melawan Oman, meski Korea akhirnya menang, Ma Ning membuat banyak keputusan yang merugikan.”

Laporan tersebut menyoroti satu momen krusial pada laga kontra Oman. Ketika skor imbang 1-1 di awal babak kedua, Son Heung-min dijatuhkan di dalam kotak penalti dan Ma Ning langsung menunjuk titik putih. Namun beberapa detik kemudian, ia menghentikan permainan, berkomunikasi dengan ruang VAR, lalu membatalkan penalti tersebut. “Bagi pemain Korea, momen itu mengingatkan kembali trauma laga Piala Asia melawan Bahrain,” tulis media tersebut.

Media itu juga mengingatkan insiden lain di Piala Asia. “Dalam laga pembuka fase grup antara Korea dan Bahrain, Ma Ning mengeluarkan kartu kuning kepada lima pemain Korea — termasuk Son Heung-min, Kim Min-jae, Lee Ki-je, dan Cho Gue-sung — meski mereka tidak melakukan pelanggaran berbahaya. Sebaliknya, ia terlihat lebih longgar saat menilai pelanggaran pemain Bahrain. Para pemain Korea memprotes keras, tetapi Ma Ning mengabaikan semuanya dan melanjutkan pertandingan.”

Kontroversi terkait Ma Ning bukan hanya terjadi dengan Korea Selatan. Tahun ini, ia juga menjadi sorotan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia antara Indonesia dan Irak. Ketidakpuasan terhadap keputusannya membuat beberapa pemain Indonesia hampir melakukan kontak fisik dengannya. PSSI bahkan sempat berbicara soal kemungkinan mengajukan protes resmi ke AFC. Namun pada akhirnya, AFC justru mendukung Ma Ning dan memberikan sanksi kepada sejumlah pemain Indonesia yang dianggap membuat keributan.

Meski memiliki reputasi tinggi di dalam negeri sebagai “Peluit Emas,” kiprah Ma Ning di level internasional terus menuai kritik. Dan pertandingan uji coba Korea Selatan kontra Bolivia ini sekali lagi menempatkan namanya di pusat badai kontroversi.

接著讀