2026年9月10日

Jika Banding FAM di CAS Gagal, Malaysia Bisa Hadapi Hukuman Lebih Berat, Kata Hannah Yeoh

(Kuala Lumpur, 20 Nov) Menteri Belia dan Olahraga, Hannah Yeoh, mengatakan bahwa jika banding Persat...

(Kuala Lumpur, 20 Nov) Menteri Belia dan Olahraga, Hannah Yeoh, mengatakan bahwa jika banding Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS) gagal, FIFA kemungkinan akan memberlakukan denda dan hukuman yang lebih berat terhadap FAM dan tujuh pemain naturalisasi terkait.

Dalam penyampaian penutupan tahap komite Anggaran 2026 di Dewan Rakyat, ia menjelaskan bahwa FIFA saat ini masih mempertahankan hukuman tersebut, namun jika banding ditolak, CAS dapat merekomendasikan agar FIFA memperketat sanksi.

“Jika FAM kalah di CAS, badan arbitrase FIFA akan bersidang untuk menentukan status tujuh pemain naturalisasi ini — termasuk apakah mereka masih dapat mewakili Malaysia.”

Ia menambahkan bahwa FAM dapat terus mengajukan banding lanjutan kepada CAS, tetapi pada akhirnya kasus tersebut akan ditangani oleh AFC yang akan menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam konteks Kualifikasi Piala Asia.

Jika keputusan terhadap para pemain tidak berubah, Komite Disiplin AFC akan menetapkan putusan akhir.

Yeoh mengungkapkan bahwa AFC telah memberi tahu FIFA bahwa keputusan final harus dibuat sebelum 31 Maret 2026 — yaitu sebelum laga terakhir kualifikasi Piala Asia.

“Jika FAM kembali kalah di CAS, sesuai regulasi AFC, hasil pertandingan terkait akan dibatalkan, dan lawan otomatis mendapat 3 poin serta 3 gol.”

AFC juga berhak memberikan hukuman tambahan.

Sementara itu, ia mengatakan mantan Ketua Hakim Negara, Tun Mohamed Raus Sharif, sedang meninjau prosedur internal dan SOP FAM terkait pengurusan dokumen tujuh pemain naturalisasi tersebut, demi mencegah kesalahan serupa di masa depan.

Ia menegaskan bahwa laporan ini selaras dengan rekomendasi dalam paragraf 246 laporan Komite Banding FIFA.

“Saya telah meminta Komisaris Olahraga untuk bekerja sama sepenuhnya agar insiden seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

接著讀