2026年9月10日

Menhan AS: Penempatan Militer di Los Angeles Akan Habiskan $134 Juta dan Bertahan Setidaknya 60 Hari

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memberikan kesaksian di Kongres terkait keputusan Presiden Trump untuk mengerahkan pasukan guna mengendalikan protes imigrasi di Los Angeles. Penempatan 2.700 personel ini diperkirakan menelan biaya $134 juta dan berlangsung minimal 60 hari—di tengah meningkatnya ketegangan dengan pejabat California dan tantangan logistik yang serius.

Hari Selasa, Menhan AS Pete Hegseth bersaksi di hadapan Kongres mengenai perintah Presiden Donald Trump yang memicu kontroversi, yaitu pengerahan pasukan militer ke Los Angeles untuk mengatasi gelombang protes imigrasi. Hingga kini, sebanyak 2.700 personel telah dikerahkan, termasuk 2.000 personel Garda Nasional dan 700 Marinir.

Menurut asisten khusus Bryn Woollacott MacDonnell, biaya penempatan diperkirakan mencapai $134 juta, sebagian besar untuk transportasi dan akomodasi. Hegseth menambahkan bahwa misi ini akan berlangsung minimal 60 hari agar para perusuh dan pelaku penjarahan “menyadari militer tidak akan mundur.”

Gubernur California Gavin Newsom dan Wali Kota Los Angeles Karen Bass menentang keras keputusan ini, dengan alasan kurangnya koordinasi dan meningkatnya ketegangan publik. Kepala Polisi LAPD Jim McDonnell mengkritik kehadiran militer sebagai tidak terkoordinasi dan memperburuk tantangan logistik di kota tersebut.

Newsom menyoroti bahwa banyak personel tentara hanya diam di gedung federal tanpa pasokan makanan, air, atau fasilitas istirahat. Jubir Pentagon Sean Parnell membalas dengan menyalahkan pemerintah negara bagian, menyatakan bahwa para tentara telah dilatih untuk bertahan dalam kondisi ekstrem.

Protes kini telah menyebar ke kota-kota seperti New York, Chicago, Seattle, dan Austin, menimbulkan kekhawatiran akan kerusuhan berskala nasional. Sementara itu, Presiden Trump akan merayakan ulang tahunnya yang ke-79 pada hari Sabtu ini dengan parade militer besar-besaran di Washington.

接著讀