2026年9月10日

PM Denmark: Aktivitas Rahasia AS di Greenland “Tidak Dapat Diterima”

Pada 27 Agustus, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menyampaikan pernyataan tegas di Kopenhag...

Pada 27 Agustus, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menyampaikan pernyataan tegas di Kopenhagen, menanggapi laporan media tentang dugaan aktivitas rahasia Amerika Serikat di Greenland. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk campur tangan dalam urusan internal Kerajaan Denmark adalah “benar-benar tidak dapat diterima.”

Perbedaan Jelas Antara Denmark dan AS

Frederiksen menekankan bahwa Denmark dan AS memiliki “perbedaan yang sangat jelas” terkait isu Greenland. Pemerintah Denmark, katanya, memandang masalah ini dengan sangat serius dan tidak akan membiarkan bentuk intervensi apa pun. Ia juga menyoroti bahwa pihak Washington hingga kini belum membantah laporan tersebut — sebuah sikap diam yang ia sebut “sangat mengkhawatirkan.”

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen memanggil chargé d’affaires Kedutaan Besar AS di Kopenhagen, menuntut penjelasan resmi atas dugaan “operasi rahasia” di Greenland.

Dugaan Perjalanan Rahasia dan Upaya Pengaruh

Menurut laporan penyiar nasional Denmark, sedikitnya tiga individu yang memiliki hubungan dekat dengan mantan Presiden Donald Trump dan pejabat senior Gedung Putih, dalam beberapa waktu terakhir berulang kali bepergian antara AS dan Greenland. Mereka dicurigai berusaha membangun jaringan pribadi, menyusup ke masyarakat lokal, memperluas pengumpulan informasi, serta mendorong Greenland menjauh dari Denmark dan semakin bergantung pada AS.

Dinas Intelijen dan Keamanan Denmark (PET) memperingatkan bahwa ada kekuatan eksternal yang mencoba memanfaatkan atau menciptakan perpecahan untuk merusak hubungan Denmark–Greenland. PET kini bekerja sama dengan pemerintah otonomi Greenland untuk menilai ancaman dan menyiapkan langkah antisipasi.

Pulau Strategis di Papan Catur Arktik

Terletak di timur laut Amerika Utara, Greenland adalah pulau terbesar di dunia dan wilayah otonom Denmark. Meski memiliki tingkat otonomi yang luas, urusan pertahanan dan diplomasi tetap berada di bawah kendali pemerintah Denmark. Amerika Serikat sendiri sudah memiliki pangkalan militer di pulau tersebut, menunjukkan arti strategisnya.

Sejak masa kepresidenan Donald Trump, nilai geopolitik Greenland semakin disorot. Trump bahkan pernah secara terbuka menyatakan keinginannya untuk “membeli Greenland” dan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer — pernyataan yang saat itu menuai kecaman keras dari pemerintah Denmark maupun warga Greenland.


📌 Komentar
Perselisihan soal Greenland bukan sekadar isu bilateral, melainkan bagian dari persaingan geopolitik yang lebih luas di kawasan Arktik. Sikap tegas Denmark terhadap sekutu dekatnya menunjukkan bahwa ketika menyangkut kepentingan strategis, bahkan hubungan tradisional pun bisa diuji oleh ketegangan mendalam.

接著讀