2026年9月10日

Sertifikat pernikahan Ma Di dan Li Chun ditulis tangan. Petugas dinas sipil menyatakan hal tersebut tidak memengaruhi proses pendaftaran.

Zaman sekarang, bahkan mengurus surat nikah pun bisa jadi cerita unik. Baru-baru ini, penyanyi Ma Di...

Zaman sekarang, bahkan mengurus surat nikah pun bisa jadi cerita unik.

Baru-baru ini, penyanyi Ma Di dan aktris Li Chun membagikan pengalaman menarik mereka saat mendaftarkan pernikahan di acara Viva La Romance. Ternyata, surat nikah mereka sempat ditulis tangan!

Ceritanya begini: saat proses pendaftaran, karakter “頔” (dibaca dí) dalam nama Ma Di terlalu jarang digunakan sehingga sistem tidak bisa mengenalinya. Petugas mencoba hampir 20 menit, tapi tetap gagal. Akhirnya, mereka menulis karakter tersebut secara manual di surat nikah dan menstempelnya agar sah.

Begitu cerita ini tersebar, netizen langsung heboh. Ada yang bercanda, “Ini level nama langka—sampai sistem pun menyerah.” Ada juga yang bilang, “Surat nikah ini jadi edisi terbatas, lebih spesial daripada yang dicetak.”

Namun, sebagian orang juga bertanya: apakah tulisan tangan tetap sah secara hukum?

Pihak Dinas Urusan Sipil Hangzhou menjelaskan bahwa jika sistem tidak bisa mengenali karakter tertentu, penulisan manual diperbolehkan dan tetap sah.

Pengacara juga menegaskan bahwa surat nikah tulisan tangan memiliki kekuatan hukum yang sama dengan yang dicetak.

Pasangan ini sendiri menikah pada Mei 2025 di Beijing, lalu mengumumkannya secara resmi pada Oktober. Siapa sangka, di balik momen bahagia itu, ada cerita kecil yang begitu unik—bahkan sistem pun tidak mengenali nama pengantin pria.

Akhirnya, kejadian ini justru jadi kenangan spesial dalam perjalanan pernikahan mereka—cerita yang pasti akan terus dikenang.

接著讀

Pengadilan Banding AS Izinkan Tarif Era Trump Berlaku Sementara Selama Proses Hukum

Pada 10 Juni, Pengadilan Banding Federal AS memutuskan untuk menangguhkan perintah larangan dari Pengadilan Perdagangan Internasional (CIT), sehingga tarif era Trump tetap berlaku selama proses banding. Kasus ini dipandang sebagai ujian penting atas kewenangan presiden dalam menetapkan kebijakan perdagangan, dengan sidang percepatan dijadwalkan pada 31 Juli yang berpotensi berdampak besar terhadap kebijakan perdagangan AS-Tiongkok dan biaya domestik.

456 天前