2026年9月10日

Masih bertarung di usia 45 tahun! Venus Williams menjalani musim ke-33 berturut-turut di tur, kalah tipis dalam debut musim tiga set.

Pada 6 Januari, babak pertama WTA 250 Auckland berlanjut. Mantan petenis peringkat 1 dunia, Venus Wi...

Pada 6 Januari, babak pertama WTA 250 Auckland berlanjut. Mantan petenis peringkat 1 dunia, Venus Williams (45), menjalani pertandingan pertamanya setelah menikah, menghadapi unggulan ke-5 Magda Linette. Ini juga menjadi musim ke-33 berturut-turut Venus tampil di тур profesional. Setelah bertarung tiga set, Venus kalah 4–6, 6–4, 2–6, sehingga gagal meraih kemenangan pembuka musim.

Venus tampil lewat wildcard dan saat ini berada di peringkat 581 dunia, sedangkan Linette berada di peringkat 54. Keduanya pernah bertemu dua kali sebelumnya (tahun 2016), dan Venus memenangi kedua laga tersebut.

Di set pertama, Linette melakukan break pada gim ke-5 dan ke-7 untuk unggul 5–2. Venus menyelamatkan set point dan membalas break di gim ke-8, lalu mempertahankan servis untuk memperkecil skor menjadi 4–5. Namun Linette menutup set dengan servisnya pada gim ke-10 dan menang 6–4.

Set kedua berjalan ketat, dengan kedua pemain sama-sama menahan servis hingga sembilan gim. Pada gim ke-10, saat Linette wajib hold, Venus justru berhasil melakukan break dan menang 6–4, memaksakan set penentuan.

Di set ketiga, Venus sempat punya peluang saat gim ke-4 tetapi gagal memanfaatkan dua break point. Setelah itu Linette mengambil alih, mematahkan servis Venus pada gim ke-5 dan ke-7, lalu menuntaskan set penentuan 6–2.

Pertandingan berlangsung 2 jam 12 menit. Linette menang 6–4, 4–6, 6–2, meraih kemenangan pertamanya atas Venus dalam pertemuan ketiga mereka. Di babak berikutnya, Linette akan menghadapi pemenang laga Parks vs Cocciaretto untuk memperebutkan tiket ke perempat final.

接著讀

Pemerintah AS Tak Bisa “Putuskan” SpaceX Milik Musk: Kontrak Miliar Dolar “Tak Tergantikan,” Sengketa Subsidi Kembali Mencuat

Pada 19 Juli, Wall Street Journal melaporkan pejabat AS yang meninjau kontrak federal SpaceX—perusahaan eksplorasi luar angkasa milik Elon Musk—menyimpulkan mereka tak dapat membatalkan sebagian besar kontrak senilai miliaran dolar karena “sangat vital” bagi Departemen Pertahanan dan NASA. Berita ini muncul setelah mantan Presiden Trump mengancam awal Juni lalu untuk memutuskan kerja sama atas besarnya subsidi yang diterima Musk, memicu debat baru soal ketergantungan pemerintah pada SpaceX.

417 天前