Platform Daur Ulang 360 “Tongchengbang” Dituding Lakukan *Malicious Price Cut*: Setiap Ponsel yang Diterima Selalu Dinyatakan “Ada Goresan”
Platform Daur Ulang Milik 360 “Tongchengbang” Dituding Lakukan Penurunan Harga Secara Sengaja: Harga...
Platform Daur Ulang Milik 360 “Tongchengbang” Dituding Lakukan Penurunan Harga Secara Sengaja: Harga Tukar Tambah Turun Drastis Karena “Goresan Tak Terlihat”
Baru-baru ini, seorang blogger mengunggah video yang menjadi viral setelah mengaku menjadi korban praktik malicious price cut atau penurunan harga secara tidak wajar dalam program tukar tambah di salah satu platform e-commerce ternama. Nilai tukar untuk ponsel lamanya yang semula mencapai lebih dari ¥4.400 tiba-tiba diturunkan menjadi hanya sekitar ¥3.000 — dengan alasan “bodi ponsel memiliki goresan.”
Dari Antusias Jadi Frustrasi
Blogger tersebut menjelaskan bahwa pada 13 September, ia membeli iPhone 17 Pro Max melalui toko resmi Apple di platform e-commerce tersebut, menggunakan layanan tukar tambah yang disediakan oleh pihak platform. Berdasarkan hasil evaluasi awal, ponsel lamanya dinilai sebesar ¥4.488.
Namun, setelah menerima iPhone baru pada 12 Oktober dan menyerahkan ponsel lamanya kepada kurir resmi, nilai tukar yang muncul pada sistem tanggal 15 Oktober justru merosot menjadi ¥3.017. Alasannya: “terdapat goresan dan pengelupasan cat pada bodi ponsel.”
Platform juga mengirimkan laporan pemeriksaan beserta foto bukti. Tetapi menurut blogger tersebut, dari foto yang diberikan, sama sekali tidak terlihat adanya goresan atau kerusakan. Ia menilai penurunan harga sebesar hampir ¥1.500 sangat tidak masuk akal dan mencurigai adanya praktik penekanan harga secara sengaja.
Terungkap: Layanan Dikelola Oleh Anak Usaha 360
Setelah melakukan penelusuran, blogger tersebut menemukan bahwa layanan tukar tambah ini dijalankan oleh Tongchengbang, sebuah platform daur ulang produk digital milik raksasa keamanan siber 360 Group.
Lebih lanjut, ia menemukan banyak keluhan serupa di internet. Banyak pengguna lain yang melaporkan kasus “malicious price cut” dengan pola yang sama — harga yang dijanjikan di awal mendadak diturunkan drastis setelah ponsel diterima oleh pihak Tongchengbang.
Beberapa contoh keluhan menyebutkan kasus di mana ponsel dengan nilai tukar ¥6.001 diturunkan menjadi ¥3.395 hanya karena “baret ringan”. Ada pula pengguna yang dijanjikan ¥2.800 tetapi akhirnya hanya menerima ¥1.080. Bahkan, ada yang dijanjikan ¥342 namun hanya dibayar ¥20.
Menuntut Bukti Nyata
Blogger tersebut kemudian menghubungi layanan pelanggan e-commerce terkait. Ia menegaskan bahwa bila pihak daur ulang mengklaim ada kerusakan, mereka wajib menyertakan video unboxing lengkap sebagai bukti kondisi perangkat saat diterima. Tanpa bukti itu, alasan pemotongan harga tidak sah.
Ia juga menyoroti hal lain yang mencurigakan — dalam foto pemeriksaan terlihat staf Tongchengbang tidak menggunakan sarung tangan. Padahal, sebelum menyerahkan ponsel ke kurir, ia memastikan kondisi perangkat dalam keadaan sempurna. Ia pun mempertanyakan, apakah justru goresan itu muncul saat proses pemeriksaan dilakukan tanpa perlindungan yang semestinya?
Bukti Tak Pernah Datang
Walau sudah menuntut video pembuka paket, hingga beberapa hari kemudian ia tidak pernah menerima satu pun bukti. Sebaliknya, ia hanya mendapat pesan singkat yang menawarkan penyelesaian dengan harga ¥3.200 — tambahan ¥200 dari tawaran terakhir. Blogger itu menolak tawaran tersebut karena dianggap tidak menyelesaikan akar permasalahan.
Dalam komunikasi lanjutan, pihak platform menyatakan bahwa ponsel tersebut memiliki “dua titik putih” dan memberikan foto sebagai bukti. Namun, setelah diperiksa, foto tersebut ternyata sama persis dengan foto awal yang dikirim sebelumnya — tanpa tanda apa pun yang dimaksud.
Menolak “Tawar-Menawar” Ala Daur Ulang
Setelah serangkaian komunikasi tanpa hasil, blogger tersebut memutuskan membatalkan proses tukar tambah dan meminta ponselnya segera dikembalikan. Namun, sejak ia mengajukan pembatalan, ia terus menerima panggilan dari staf e-commerce yang mencoba “bernegosiasi” dengan menaikkan tawaran — dari ¥3.200 menjadi ¥3.600, lalu hingga ¥4.200.
Ia menolak seluruh tawaran tersebut karena menilai praktik “tawar-menawar harga” seperti ini tidak profesional dan semakin merusak kepercayaan konsumen. Lebih mengejutkan lagi, berdasarkan rekaman yang dibagikannya, pihak Tongchengbang bahkan diduga mencoba menjebaknya agar mengklik tombol “Batalkan Pengembalian” sambil diam-diam melakukan transfer dana dari sistem — langkah yang bisa mencegah pengembalian ponselnya. Untungnya, blogger tersebut menyadari hal itu tepat waktu dan menolak keras.
Setelah sembilan hari berulang-ulang menghubungi berbagai pihak, barulah e-commerce tersebut menyetujui permintaan pengembalian perangkat. Namun proses pengiriman balik pun masih tertunda empat hingga lima hari berikutnya.
Proses Tukar Tambah Minim Bukti dan Transparansi
Dari hasil pengujian penulis di toko resmi Apple di platform e-commerce tersebut, pengguna hanya perlu menjawab beberapa pertanyaan sederhana tentang kondisi ponsel, seperti apakah layar retak atau bodi memiliki goresan. Tidak ada keharusan untuk mengunggah foto atau video sebagai bukti.
Setelah itu, sistem akan memberikan estimasi harga tukar berdasarkan jawaban pengguna. Pihak layanan pelanggan mengonfirmasi bahwa Tongchengbang memang salah satu mitra resmi dalam program ini, meski bukan satu-satunya.
Keluhan Konsumen Membanjiri Platform
Tongchengbang menggambarkan dirinya sebagai “penyedia layanan daur ulang profesional” di bawah 360 Group, dengan cakupan bisnis dari pengumpulan, pemeriksaan kualitas, hingga distribusi ulang perangkat bekas. Mereka mengklaim menerapkan standar mutu bersertifikasi ISO9001 dan sistem perlindungan privasi data yang ketat.
Namun kenyataannya, data dari platform Sina Black Cat Complaint menunjukkan bahwa jumlah keluhan terhadap Tongchengbang sudah melebihi 1.300 laporan, sebagian besar terkait praktik “penurunan harga tanpa dasar yang jelas.”
Masalah ini ternyata juga meluas di seluruh industri. Platform daur ulang lain seperti Aihuishou dan Zhuanzhuan masing-masing mencatat lebih dari 20.000 dan 116.000 keluhan dengan pola serupa.
Pandangan Ahli: Batas Wajar Antara Estimasi dan Fakta
Menurut Profesor Wang Chunjuan, pakar dari Asosiasi Ekonomi Bisnis China, perbedaan antara harga estimasi dan harga akhir memang mungkin terjadi karena kondisi perangkat bisa berbeda dari deskripsi awal pengguna. Namun, bila selisih harga terlalu besar tanpa penjelasan yang transparan, hal itu dapat memicu ketidakpercayaan publik.
Wang menegaskan bahwa jika platform melebih-lebihkan harga tukar atau gagal menjelaskan faktor yang memengaruhi penilaian akhir, tindakan tersebut berpotensi dikategorikan sebagai iklan menyesatkan.
Bagaimana menurut Anda? Apakah perusahaan daur ulang digital seharusnya diwajibkan untuk menyediakan bukti video pembukaan paket dan proses pemeriksaan agar konsumen terlindungi dari praktik “penurunan harga sepihak”?
Akhir dari “Four Joys” benar-benar tidak masuk akal: drama ini memaksakan pembersihan nama selingkuhan dan bahkan membiarkan anak luar nikah mengambil setengah warisan. Penuh dengan plot yang bikin geleng-geleng kepala.
Akhir drama Four Joys benar-benar kacau luar biasa. Episode terakhir penuh dengan plot yang aneh dan...
“The Queen of News 2”: Charmaine Sheh Menolak Karakter Kenneth Ma Dengan Tegas; Warganet Sedih: “Jam 11 Pun Tidak Boleh Tinggal”
(Hong Kong, 14)Dalam episode terbaru The Queen of News 2, direktur SNK Kingston (Bosco Wong) memecat...
Apple Lakukan PHK Langka, Pangkas Puluhan Posisi
CUPERTINO, 25 Nov — Apple dilaporkan memangkas puluhan posisi penjualan dan merestrukturisasi divisi...
Inflasi Teras Singapura pada November Kekal pada 1.2%
(Singapura, 24 haribulan) Inflasi di Singapura kebelakangan ini dilihat semakin stabil, dipacu oleh ...
Serie A musim ini sangat sengit!
Setelah 17 putaran, lima tim teratas hanya terpaut empat poin, membuat perebutan gelar semakin meman...
Badan Pengawas Pasar Tiongkok Laporkan Kasus Power Bank Romoss: Mengabaikan Hak Konsumen, Pelanggaran Diberi Sanksi
Pada 27 Januari, Badan Pengawas Pasar Tiongkok (SAMR) mengadakan konferensi pers terkait sepuluh kas...
Pahami empat titik buta finansial sejak dini — agar masa pensiun lebih nyaman
(Washington, 30 Januari)Banyak orang mengira bahwa saat memasuki usia 80 tahun, seseorang sudah pens...
Rockets menang 111-94 atas Knicks dengan empat kabar positif! Eason dan Sheppard kembali menemukan performa, sementara Şengün kembali ke permainan terbaiknya
Dalam laga NBA, Houston Rockets menang meyakinkan 111–94 atas New York Knicks. Rockets mengontrol pe...
Dikenal lewat peran “Chan Yiu” di “Young and Dangerous” — Li Daoyu meninggal dunia pada usia 58 tahun akibat pendarahan otak
(Hong Kong, 5 April) Aktor Lee To-yu, yang dikenal lewat perannya sebagai “Chan Yiu” dalam seri film...
“Bersama Chen” Debut di Fan Meet Malaysia-Singapura — Nyanyian Lembut Zhang Yuchen Sentuh Hati Penonton
(Kuala Lumpur, 18 April) Acara temu penggemar eksklusif “Journey with Chen” baru-baru ini berlangsun...
Mesej Peribadi Tom Holland Kepada Erling Haaland Hanya Dibaca Tanpa Balasan, Akui Ia Pengalaman yang Merendahkan Diri
HOLLYWOOD, 15 Juli – Pelakon Britain Tom Holland mengesahkan bahawa bintang bola sepak Norway, Erlin...