2026年9月10日

Akhir dari “Four Joys” benar-benar tidak masuk akal: drama ini memaksakan pembersihan nama selingkuhan dan bahkan membiarkan anak luar nikah mengambil setengah warisan. Penuh dengan plot yang bikin geleng-geleng kepala.

Akhir drama Four Joys benar-benar kacau luar biasa. Episode terakhir penuh dengan plot yang aneh dan...

Akhir drama Four Joys benar-benar kacau luar biasa. Episode terakhir penuh dengan plot yang aneh dan dipaksakan, bahkan ditutup dengan adegan “keluarga bahagia” dan semua orang membuat pangsit bersama tanpa alasan yang jelas.

Saat penonton mengira adegan Shen Mingzhu membujuk Bicen untuk tidak menggugurkan kandungan dan menyuruhnya melahirkan anak untuk pria yang masih bergantung pada orang tuanya sudah cukup berlebihan, ternyata ada yang lebih ekstrem. Setelah Feng Zhi meninggal, ilusi kekayaan keluarga Feng runtuh: pabrik dan properti disita, uang hampir habis, namun Feng Zhi sudah membagi harta sebelumnya. Secara hukum, He Lihua tidak perlu membayar utang, tetapi keluarga ini keras kepala dan tetap ingin membayar demi “harga diri”.

Akhirnya Shen Mingzhu—yang sedang hamil enam bulan—harus mengurus pemakaman, pergi ke bank dan pengadilan, menjual aset, dan menghadapi para penagih utang. Ibu mertua hanya duduk di sofa mewah tanpa membantu sama sekali. Semua beban jatuh pada generasi muda.

Dari sudut pandang kreditur, dibayar itu bagus. Tapi bagi Shen Mingzhu, semua ini bukan urusannya—dia hamil, tapi tetap terseret ke dalam masalah keluarga.

Lalu muncul lagi yang lebih kacau: selingkuhan Feng Zhi, Ding Hong, membawa anak luar nikah untuk berebut warisan, membuat istri sah masuk ICU, dan bahkan menitipkan anak itu pada Shen Mingzhu. Saat Shen Mingzhu memintanya membawa anak itu kembali, Ding Hong dengan berani berkata, “Kalau anak kecil saja tidak bisa kamu urus, bagaimana dengan bayi di perutmu?”

Shen Mingzhu hanya bisa menahan diri karena dia punya orang tua angkat yang sangat menyayanginya. Mereka membantu menjaga anak, menangani dua pemakaman, dan bahkan merawat anak luar nikah orang lain di usia lima puluhan.

Yang lebih aneh, Ding Hong—yang menyebut dirinya “selingkuhan berhati nurani”—menjual sebuah toko yang diberikan padanya, lalu memberikan 220 ribu yuan kepada Feng Meiqi. Setelah semua kekacauan itu, selingkuhan malah seperti “diputihkan”, dan Feng Meiqi bahkan mulai bersimpati pada Ding Hong dan anak luar nikah itu. Mereka pun bertukar kontak.

Pemaksaan rekonsiliasi dan pembersihan nama selingkuhan benar-benar tidak masuk akal.

Saat tampaknya cerita akan selesai, penulis memaksakan konsep “Empat Kebahagiaan” dengan membuat Feng Meiqi tiba-tiba hamil di luar nikah—tanpa petunjuk atau alur—bahkan tanpa kontak ayah bayi, namun tetap ingin melahirkan.

Jadi “Four Joys” bukanlah empat momen bahagia, tetapi empat perempuan yang semuanya hamil. Drama ini bukan penuh kejutan manis—melainkan kejutan yang bikin geleng-geleng kepala.

接著讀

Jensen Huang Puji Mobil Listrik Xiaomi: “Saya Sangat Ingin Membelinya”

Dalam kehadirannya di China Chain Expo ke-3, CEO NVIDIA Jensen Huang menyatakan keinginannya untuk memiliki mobil listrik Xiaomi. Ia mengatakan, “Saya sangat ingin membeli satu,” sambil menekankan hubungan kerja sama erat antara NVIDIA dan Xiaomi. Ia juga memuji kemajuan pesat industri EV Tiongkok dan optimis terhadap tantangan rantai pasok global. Foto dirinya bersama pendiri Xiaomi, Lei Jun, baru-baru ini juga menjadi viral di media sosial.

421 天前