Arab Saudi Mulai “Perang Harga Minyak Versi Moderat”? BofA: Kenaikan Produksi OPEC+ Isyaratkan Perebutan Pangsa Pasar
Kepala komoditas Bank of America menyebut Arab Saudi memulai "perang harga yang moderat namun berkelanjutan" melalui peningkatan produksi OPEC+, dengan target produsen shale AS dan sesama anggota OPEC. Strategi ini bisa mengubah lanskap pasar minyak global.
Ketika dinamika energi global kembali mengalami perubahan, Arab Saudi tampaknya diam-diam memulai babak baru dalam perang harga. Francisco Blanch, Kepala Riset Komoditas di Bank of America, baru-baru ini menyatakan bahwa Arab Saudi memanfaatkan kebijakan peningkatan produksi dari OPEC+ untuk melancarkan “perang harga yang moderat namun berkelanjutan,” dengan tujuan merebut kembali dominasi di pasar minyak global yang semakin terfragmentasi.
Berdasarkan kesepakatan terbaru OPEC+ pada 31 Mei, negara-negara anggota akan menambah pasokan minyak sebesar 411.000 barel per hari mulai Juli. Ini adalah kali ketiga berturut-turut OPEC+ melakukan pelonggaran batas produksi, menandai perubahan dari strategi sebelumnya yang bertujuan menjaga harga tinggi.
Blanch menekankan bahwa ini bukanlah perang harga yang tajam dan drastis, melainkan penyesuaian strategis yang bertahap. Target utamanya adalah produsen shale oil Amerika Serikat, yang walaupun produksinya pulih, masih menghadapi biaya produksi yang tinggi, serta beberapa anggota OPEC+ lain yang produksinya meningkat saat Arab Saudi menanggung beban pengurangan pasokan.
“Arab Saudi sudah lebih dari tiga tahun menanggung beban menjaga keseimbangan pasar sendirian. Sekarang mereka tidak ingin melakukannya sendiri lagi,” kata Blanch.
Langkah ini mulai menunjukkan dampaknya. Data terbaru dari Baker Hughes menunjukkan jumlah rig pengeboran minyak dan gas aktif di AS telah turun ke level terendah dalam hampir empat tahun. Analis Morgan Stanley juga memperkirakan OPEC+ akan terus meningkatkan produksi dalam tiga bulan mendatang, yang berpotensi menghapus pemangkasan sukarela sebesar 2,2 juta barel/hari yang diberlakukan pada 2023 dan memberi tekanan lebih lanjut terhadap harga minyak.
“Perang harga moderat” Arab Saudi bukan sekadar penyesuaian pasokan—ini bisa menjadi sinyal pergeseran kekuatan dalam tatanan energi global.
Trump, 79 Tahun, Muncul Setelah Rumor Kematian: Bermain Golf dengan Cucu Perempuannya yang Berusia 18 Tahun, Media Menyebut “Masih Sehat”
Setelah beberapa hari dilanda rumor dan teori konspirasi di media sosial, Presiden Amerika Serikat D...
Saat Keberuntungan A-Share Mengetuk Pintu — Maukah Anda Membukanya?
Fenomena Pasar: Saham Rugi & Mikro Cap Meroket Setiap HariSaat ini, pasar A-share Tiongkok tengah di...
SUV Generasi Ketiga Geely Haoyue L Siap Meluncur Resmi pada 10 November!
Geely secara resmi mengumumkan bahwa generasi ketiga Haoyue L, SUV keluarga serbaguna andalannya, ak...
Baru Saja Dirilis: DeepSeek Buka Akses Model Baru dan Raih Gelar Juara dalam Pembuktian Soal Olimpiade Matematika
Sebuah sistem AI yang mampu memverifikasi dirinya sendiri kini selangkah lebih dekat dalam menaklukk...
Terlilit Utang Ratusan Juta dan Pernah Dikabarkan Memohon Berlutut, Li Yapeng Tetap Menjaga Harga Diri Terakhirnya
Pada Januari 2026 di kawasan Wangjing, Beijing, Li Yapeng berdiri di depan gedung dengan papan nama ...
Lonjakan Harga Perak Picu Demam Daur Ulang Film CT: Pasangan Dihukum Karena Pemurnian Ilegal
Dipicu oleh kenaikan harga perak internasional, pasar daur ulang film CT medis yang mengandung perak...
Badai kripto mengguncang; daftar orang terkaya dunia berubah drastis!
(Washington, 11) Seiring harga kripto terus melemah, CEO Coinbase Brian Armstrong dilaporkan keluar ...
Tawaran €250 juta — namun Barcelona tetap bergeming.
Menurut jurnalis transfer ternama Romano, Paris Saint-Germain pernah mengajukan tawaran fantastis se...
Tomokazu Harimoto Menelan Kekalahan Memalukan: Tidak Boleh Panik di Saat Krusial, Media Jepang Menatap Kejuaraan Dunia
Di babak 16 besar tunggal putra WTT Singapore Grand Slam, pemain Jepang Tomokazu ...
Zhong Meimei Tiru Langsung Gaya Hao Lei: “Tak Populer Itu Dosa Asal,” Netizen Sebut Sangat Mirip
Pada 18 April, episode ketiga acara realitas akting Infinity and Beyond Class 4 menampilkan momen ya...