2026年9月10日

Terlilit Utang Ratusan Juta dan Pernah Dikabarkan Memohon Berlutut, Li Yapeng Tetap Menjaga Harga Diri Terakhirnya

Pada Januari 2026 di kawasan Wangjing, Beijing, Li Yapeng berdiri di depan gedung dengan papan nama ...

Pada Januari 2026 di kawasan Wangjing, Beijing, Li Yapeng berdiri di depan gedung dengan papan nama yang telah dicopot. Ia berkata pelan ke kamera: “Rumah Sakit Anak Yanran Angel telah menghilang.”

Papan itu dicabut karena tunggakan sewa. Saat itu, Li sedang menanggung penyakit asam urat dan utang besar—kondisinya mencerminkan perjalanan hidupnya. Pernah menjadi idola drama populer, pemeran tokoh legendaris, dan mantan suami Faye Wong, hidup Li selalu berada di antara idealisme dan kenyataan.

Ia pernah berkata, “Idealismeku selalu lebih besar daripada kemampuanku.”

Kalimat itu menjelaskan segalanya. Sejak muda, Li kerap memilih makna ketimbang keuntungan. Dari mengadakan konser dan membagikan seluruh hasilnya, hingga mendirikan Yanran Angel Children’s Hospital setelah putrinya lahir dengan celah bibir dan langit-langit mulut.

Rumah sakit ini telah melakukan lebih dari sepuluh ribu operasi, sebagian besar gratis. Sebagai lembaga nirlaba, rumah sakit ini tidak boleh menghasilkan keuntungan pribadi—dan dana donasi tidak bisa digunakan untuk menutup sewa.

Sebaliknya, berbagai usaha bisnis Li—startup internet, perfilman, properti, hingga proyek kota seni besar—berakhir gagal dan meninggalkan beban utang besar.

Awal 2026, sebuah video berdurasi 31 menit mengubah opini publik. Donasi mengalir deras, melampaui 20 juta yuan. Namun persoalan dasarnya tetap sama.

Li memahami bahwa mimpi bisa runtuh. Tapi baginya, mimpi tetap layak diperjuangkan.

“Walau mimpi itu hancur,” katanya, “ia tetap menjadi bagian dari lagu kehidupan.”

Li Yapeng mungkin bukan simbol kesuksesan, tetapi ia adalah contoh keberanian untuk hidup dengan keyakinan—meski harus membayar mahal.

接著讀