2026年9月10日

Tomokazu Harimoto Menelan Kekalahan Memalukan: Tidak Boleh Panik di Saat Krusial, Media Jepang Menatap Kejuaraan Dunia

Di babak 16 besar tunggal putra WTT Singapore Grand Slam, pemain Jepang Tomokazu ...

Di babak 16 besar tunggal putra WTT Singapore Grand Slam, pemain Jepang Tomokazu Harimoto kalah 2-3 dari veteran Jerman Franziska, tersingkir dari 16 besar. Skor lima gim: 11-6, 7-11, 7-11, 11-6, 8-11. Harimoto, peringkat dunia ke-4, sempat unggul 1-0 dan bahkan 3-1 di gim penentuan, namun berhasil dibalik, menjadi kekalahan yang memalukan bagi kariernya.

Media Jepang menyoroti bahwa tidak ada pemain putra Jepang yang lolos ke perempat final di Singapore. Yang membuatnya lebih mengejutkan, Harimoto sebelumnya menang dalam 9 pertemuan melawan Franziska, sehingga kekalahan ini terasa sangat memalukan.

Di gim penentuan, Harimoto membuka 3-1, kemudian disamakan 3-3, dan Franziska memimpin 4-3. Harimoto menyamakan 4-4, namun Franziska mencetak tiga poin berturut-turut untuk unggul 7-4. Harimoto berjuang kembali hingga 8-8, tetapi veteran tersebut menutup kemenangan dengan tiga poin beruntun, 11-8.

Usai pertandingan, Harimoto mengatakan: “Kehilangan gim kedua dan ketiga dengan mudah menjadi titik balik. Saya bingung dengan performa lawan yang luar biasa dan tidak bisa menyesuaikan taktik tepat waktu. Bahkan di gim penentuan, serangan panjang lawan sangat mengancam—saya seharusnya tidak panik di momen krusial, jika tidak pasti kalah.”

Perlu dicatat, sejak juara WTT Hong Kong Finals 2025, Harimoto belum memenangkan gelar dalam lima turnamen berturut-turut di 2026, termasuk WTT Doha Championship, Doha Star Challenge, Kejuaraan Jepang, Piala Asia, dan Singapore Grand Slam, menunjukkan penurunan performa.

Meski begitu, media Jepang tetap mendukung. Dengan WTT Chongqing Championship mendatang dan daftar tim untuk Kejuaraan Dunia di London pada 28 April sudah dikonfirmasi, Harimoto tetap menjadi pemain inti, dan media yakin dia serta tim putra Jepang masih bisa menorehkan prestasi di panggung dunia.

接著讀