2026年9月10日

Apple Pecahkan Tradisi: MacBook Pro Layar Sentuh Pertama Segera Hadir

-

Berita Fast Technology, 18 September – Setelah hampir dua dekade menolak, Apple akhirnya siap menghadirkan MacBook dengan layar sentuh. Menurut analis ternama Ming-Chi Kuo, Mac pertama yang mendukung layar sentuh akan hadir lewat MacBook Pro OLED, yang diperkirakan mulai diproduksi massal pada akhir 2026.

Perangkat baru ini akan menggunakan teknologi sentuh on-cell, sama seperti yang digunakan pada smartphone Samsung Galaxy, sehingga menjanjikan pengalaman sentuh yang mulus dan responsif.

Menyimpang dari Visi Steve Jobs

Langkah berani ini jelas berbeda dengan pandangan Steve Jobs, salah satu pendiri legendaris Apple. Pada tahun 2010, Jobs secara tegas menolak ide MacBook layar sentuh, dengan alasan bahwa itu “sangat buruk dari sudut pandang ergonomi.” Ia menjelaskan bahwa hasil uji coba pengguna menunjukkan layar sentuh vertikal tidak praktis, karena lengan pengguna akan cepat lelah.

Namun, arah Apple saat ini tampaknya didorong oleh pengamatan terhadap kebiasaan pengguna iPad, yang menunjukkan bahwa input sentuhan dapat meningkatkan produktivitas.

Rencana MacBook yang Lebih Terjangkau

Kuo juga mengungkapkan bahwa Apple berencana meluncurkan MacBook hemat biaya dengan prosesor iPhone pada akhir 2025. Meskipun model ini tidak akan mendukung layar sentuh, generasi keduanya—yang diperkirakan rilis pada 2027—mungkin akan menyertakan fitur tersebut. Ini menandakan strategi jangka panjang Apple untuk membawa Mac layar sentuh ke berbagai segmen pasar.

Bukan Pertama Kali Muncul Isu Mac Layar Sentuh

Faktanya, kabar tentang Mac layar sentuh bukanlah hal baru. Sejak tahun 2023, Mark Gurman dari Bloomberg sudah pernah melaporkan bahwa para insinyur Apple secara aktif mengembangkan prototipe Mac layar sentuh, yang kini tampaknya semakin dekat dengan kenyataan.

Melihat ke Depan

Dengan hadirnya MacBook Pro OLED Layar Sentuh, Apple tampak siap mendefinisikan ulang apa arti Mac. Jika berhasil, perangkat ini tidak hanya akan menantang asumsi lama soal ergonomi laptop, tetapi juga berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan macOS di masa depan.

Setelah 19 tahun berkata “tidak,” kini Apple akhirnya siap untuk berkata: “Sentuh aku.”

接著讀