2026年9月10日

Petinggi Tenis Meja Jerman: Tim Putra Tiongkok Alami Masa Transisi, Fan Zhendong Masih Tak Tergantikan

Pada 30 Januari, jajaran petinggi tenis meja Jerman membahas kondisi terkini tim nasional Tiongkok d...

Pada 30 Januari, jajaran petinggi tenis meja Jerman membahas kondisi terkini tim nasional Tiongkok dalam sebuah siaran langsung yang menarik perhatian luas. Mereka menilai bahwa tim putra Tiongkok tengah menghadapi fase transisi, dan para pemain muda seperti Lin Shidong masih belum berada di level yang sama dengan Fan Zhendong.

Richard Prase dan Benedikt Probst menyebutkan bahwa sistem pelatihan intensif khas Tiongkok kini sedang mengalami perubahan. Pola lama berupa pemusatan latihan tertutup dalam jangka panjang menjelang turnamen besar sudah mulai ditinggalkan, digantikan oleh pendekatan pengembangan yang lebih individual dan spesifik bagi tiap pemain.

Menurut mereka, perubahan ini berdampak pada perkembangan pemain muda di sektor putra, sehingga kekuatan tim terlihat belum sepenuhnya merata. Sebaliknya, tim putri Tiongkok tetap menunjukkan dominasi yang kuat dan masih menjadi kekuatan utama di dunia.

Fan Zhendong dinilai tetap sebagai sosok yang sulit digantikan. Penampilannya, terutama di ajang National Games, menunjukkan perbedaan signifikan dalam hal stabilitas dan kualitas permainan dibandingkan generasi muda. Meski Wang Chuqin telah masuk jajaran elite dunia, pemain-pemain setelahnya masih membutuhkan waktu untuk berkembang secara menyeluruh.

“Dulu Tiongkok sering memiliki dua, tiga, bahkan empat pemain terbaik dunia secara bersamaan. Kini stabilitas itu menurun, namun ini bukan kemunduran, melainkan proses regenerasi,” ujar mereka.

Mereka menegaskan bahwa Tiongkok masih memiliki cadangan talenta yang luar biasa. Namun, untuk kembali melahirkan pemain yang benar-benar tak tergoyahkan, bahkan bagi Tiongkok, dibutuhkan kesabaran dan waktu yang cukup panjang.

接著讀