Starbucks di AS dinyatakan melanggar undang-undang ketenagakerjaan, harus membayar hampir 150 juta dolar kepada karyawan di New York City.
(New York) Departemen Perlindungan Konsumen dan Pekerja Kota New York (DCWP) mengumumkan bahwa Starb...
(New York) Departemen Perlindungan Konsumen dan Pekerja Kota New York (DCWP) mengumumkan bahwa Starbucks telah melanggar Fair Workweek Law lebih dari 500.000 kali sejak tahun 2021. Setelah penyelidikan yang dimulai pada 2022, Starbucks setuju untuk membayar kompensasi sebesar 35 juta dolar AS kepada para karyawan di Kota New York.
Kasus ini bermula dari puluhan laporan karyawan, yang kemudian mendorong DCWP memperluas pemeriksaan ke seluruh gerai Starbucks di kota tersebut. Hasil penyelidikan menemukan bahwa Starbucks tidak memberikan jadwal kerja yang stabil dan dapat diprediksi, serta sering mengurangi jam kerja karyawan tanpa pemberitahuan yang layak.
Komisioner DCWP, Vilda Vera Mayuga, menyatakan bahwa lebih dari 15.000 karyawan Starbucks akan menerima kompensasi mingguan sebesar 50 dolar — mencakup periode dari Juli 2021 hingga Juli 2024. Ini menjadi salah satu perjanjian perlindungan tenaga kerja terbesar dalam sejarah Kota New York.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Starbucks diwajibkan mematuhi sepenuhnya peraturan ketenagakerjaan kota, termasuk penyediaan jadwal yang tetap dan akses yang tepat terhadap lembur. Starbucks menanggapi bahwa aturan ketenagakerjaan New York “sangat kompleks” dan bisa menimbulkan tantangan operasional, namun perusahaan menegaskan dukungan terhadap regulasi tersebut serta siap bekerja sama sepenuhnya.
Google Luncurkan “Gemini 2.5 Flash Image”: Era Baru Editing Foto dengan AI
Masih ingat model AI misterius yang dijuluki “nano-banana” saat diuji di LMArena? Kini Google akhirn...
Kejutan Besar! Perawat Wanita Menangi Maraton tapi Hanya Bawa Pulang Hadiah Rp17 Juta, Warganet Ramai-ramai Desak Rumah Sakit Pecatnya
Pada 31 Agustus, ajang Harbin Marathon resmi berakhir dengan kejutan di kategori domestik putri. Zha...
Dikabarkan akan mundur dari jabatan General Manager TVB, Eric Tsang mendapat penghargaan khusus di TVB Awards Presentation 2025 sebagai bentuk apresiasi.
(Hong Kong, 4 Januari) Aktor TVB peraih tiga kali gelar Best Actor, Gallen Lo (63), dalam beberapa t...
Liga Champions vs Premier League: Lebih Menantang? Hari Penutup Gila dan Dominasi Tim Unggulan
Di musim kedua format “Swiss-style”, hari terakhir fase grup Liga Champions menghadirkan penutupan p...
Liu Genghong Ungkap Wu Zongxian Terlalu Sibuk Usai Terkenal hingga Tak Sempat Tidur: “Seperti Kelinci, Matanya Penuh Pembuluh Merah.”
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Liu Genghong tanpa sengaja membuka sisi lain dari dunia hibura...
Idol Pria Korea Diduga Menghina Staf Perempuan dengan Sebutan “Gendut”—Pekerja dari Tiga Stasiun TV Besar Ajukan Keluhan Bersama
(Seoul, 15 Feb) Kim Gyeon-woo, anggota boy group hasil ajang seleksi “ALPHA DRIVE ONE” (ALD1), menja...
Juara Miss Hong Kong Empat Gelaran, Lee San San, Ditemui di Kedai Roti, Sempat Berbual Santai dengan Pekerja Jalani Kehidupan Sederhana
(Hong Kong, 20) Mantan pemenang Miss Hong Kong dengan empat gelar, Lee San San, kini berusia 48 tahu...
Tim keluarga Sisters Who Make Waves 7 tampil — Stephanie Hsiao terhubung dengan Jimmy Lin, “An Lingrong” minta saran dari “Zhen Huan” jadi perbincangan
(Changsha, 28 Maret) Program varietas populer Sisters Who Make Waves 2026 resmi mengumumkan daftar l...
Bintang Top Wanita Dikabarkan Dituntut Denda Putus Kontrak 300 Juta — Netizen Berspekulasi Zhao Lusi, Dilraba Dilmurat, hingga Ju Jingyi Jadi Sosoknya
Baru-baru ini, beredar luas di internet sebuah rumor mengejutkan yang menyebutkan bahwa seorang “art...
Empat Perusahaan Hiburan Terbesar Korea Bersatu untuk Pertama Kalinya — J.Y. Park: Targetkan Festival K-POP yang Melampaui Coachella
(Seoul, 17) Di tengah kemeriahan Coachella Festival yang berlangsung pada April ini, industri hibura...