2026年9月10日

Kejutan Besar! Perawat Wanita Menangi Maraton tapi Hanya Bawa Pulang Hadiah Rp17 Juta, Warganet Ramai-ramai Desak Rumah Sakit Pecatnya

Pada 31 Agustus, ajang Harbin Marathon resmi berakhir dengan kejutan di kategori domestik putri. Zha...

Pada 31 Agustus, ajang Harbin Marathon resmi berakhir dengan kejutan di kategori domestik putri. Zhang Shuihua, seorang perawat yang sehari-hari bekerja di rumah sakit, berhasil mencatat waktu impresif 2 jam 35 menit dan meraih gelar juara. Namun, euforia kemenangannya mendadak pudar setelah ia secara terbuka menangis dan menyampaikan keluhannya kepada pimpinan rumah sakit, membuat dirinya berada di bawah tekanan besar.

Usai menyentuh garis finis, Zhang menerima wawancara di lokasi. Dengan suara bergetar, ia mengakui perjuangannya menuju kemenangan ini tidaklah mudah. Air matanya jatuh saat ia mengungkapkan bahwa pihak rumah sakit tidak memberikan kemudahan cuti atau penyesuaian jadwal kerja demi mendukung partisipasinya. Zhang pun memohon kepada pimpinan agar memberinya waktu istirahat lebih banyak.

Tak lama kemudian, arus kritik deras mengalir di dunia maya. Banyak warganet menuding Zhang egois dan tidak peduli dengan beban kerja rekan-rekannya. Bahkan, beberapa orang yang mengaku sebagai koleganya ikut menyuarakan ketidaksetujuan, menuduh Zhang tak tahu berterima kasih. Dalam sekejap, ia digambarkan “terjepit dari segala arah.”

Sejumlah warganet berpendapat bahwa partisipasi Zhang di ajang ini berpotensi memberinya hadiah besar dan peluang sponsor. Namun alih-alih menggunakan sebagian hadiah untuk berterima kasih kepada rekan yang menggantikannya bekerja, ia justru mengkritik pimpinan dan koleganya secara terbuka — sebuah sikap yang dinilai minim rasa hormat dan profesionalisme.

Rumor sempat merebak bahwa Zhang membawa pulang hadiah 80 ribu dolar AS (sekitar 570 ribu yuan) dari kemenangannya. Namun, berbagai sumber memastikan kabar itu tidak benar. Hadiah sebesar itu hanya diberikan kepada delapan pelari tercepat secara keseluruhan, yang seluruhnya merupakan atlet elit dari Ethiopia atau Kenya. Dengan catatan waktunya, Zhang memang juara domestik, tetapi tidak masuk delapan besar secara total.

Meski tak meraih hadiah utama, Zhang tetap membawa pulang pencapaian berharga. Berdasarkan aturan baru program penghargaan “Atlet Nasional”, pelari yang mampu finis di bawah 2 jam 39 menit 20 detik berhak atas bonus prapajak sebesar 8.000 yuan — kriteria yang sukses ia lampaui.

Sayangnya, prestasi ini tak menghentikan gelombang serangan daring. Zhang terus menerima hujatan dan cacian dari warganet, bahkan ada yang membanjiri kolom komentar akun resmi rumah sakitnya dengan tuntutan agar ia segera dipecat.

接著讀