2026年9月10日

Pemerintahan Trump Hentikan Survei Tahunan Kelaparan, Picu Kontroversi

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) resmi mengumumkan penghentian Laporan Keamanan Pangan Ru...

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) resmi mengumumkan penghentian Laporan Keamanan Pangan Rumah Tangga 2025, yang selama puluhan tahun dikenal sebagai survei tahunan kelaparan. USDA beralasan laporan tersebut “terlalu dipolitisasi” dan tidak lagi dianggap perlu. Versi 2024 akan tetap dirilis pada Oktober mendatang, tetapi pengumpulan data tahun depan dibatalkan.

Sejak pertengahan 1990-an, laporan ini menjadi acuan utama untuk menilai tingkat ketidakamanan pangan di berbagai negara bagian serta kelompok demografis, sekaligus dasar penyaluran dana bantuan pangan federal.

Keputusan ini memicu gelombang kritik dari akademisi dan praktisi kebijakan. Profesor Colleen Heflin dari Syracuse University menilai, di tengah inflasi dan melemahnya pasar tenaga kerja—dua faktor yang memperburuk kelaparan rumah tangga—pembatalan survei justru membuat pemantauan semakin lemah.

Data terbaru USDA menunjukkan, pada 2023 terdapat 13,8 juta anak hidup dalam keluarga yang mengalami kekurangan pangan, angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Permintaan bantuan ke bank makanan juga melonjak akibat berakhirnya program bantuan pandemi serta naiknya harga kebutuhan pokok.

Sejumlah pengamat menilai langkah ini sejalan dengan pemangkasan anggaran bantuan pangan federal. Musim panas lalu, Kongres menyetujui dan Trump menandatangani undang-undang yang mengurangi dana SNAP sekaligus memperketat syarat kerja penerima manfaat.

Profesor Lindsey Smith Taillie dari UNC memperingatkan: “Tanpa survei ini, kita kehilangan tolok ukur penting untuk menilai kesehatan masyarakat. Satu-satunya alasan berhenti memantau adalah agar bisa mengurangi bantuan sambil berpura-pura kelaparan tidak ada.”

接著讀

Liu Jingyang

Pada final 100 meter gawang putri di Pekan Olahraga Nasional, favorit kuat Wu Yanni mencatat waktu t...

282 天前