2026年9月12日

Fans Ancam Chen Qi Lewat DM: “Kamu Habis” hingga “Ada yang Mau Bunuh Keluarga Kamu” — Chen Qi Terdiam, Menilai Ini Benar-Benar Gila

Pada 28 Desember, Chen Qi—mantan pemain timnas tenis meja Tiongkok sekaligus pelatih tim tenis meja ...

Pada 28 Desember, Chen Qi—mantan pemain timnas tenis meja Tiongkok sekaligus pelatih tim tenis meja Provinsi Jiangsu—mengungkap di media sosial bahwa dirinya menerima ancaman dari seorang penggemar. Ia pun meluapkan kekesalannya, menyayangkan bahwa ada orang yang bisa bertindak “seberbahaya dan tidak masuk akal ini.” Unggahan tersebut segera memicu reaksi luas, dengan banyak warganet mendesaknya untuk segera melapor ke polisi.

Chen Qi membagikan tangkapan layar pesan pribadi yang ia terima. Pengirimnya menggunakan nama akun “雲中龍行” dan menuliskan kalimat mengancam: “Chen Qi, kamu celaka. Ada yang mau membunuh seluruh keluargamu.” Yang membuat situasi makin meresahkan, pesan itu tidak disertai penjelasan apa pun dan tidak ada kelanjutan, sehingga menimbulkan kebingungan sekaligus rasa takut.

Merespons hal itu, Chen Qi terlihat sangat marah. Ia menulis, “Orang sekarang kenapa sih? DM bisa dikirim seperti ini? Gila sampai segitunya!” Di kolom komentar, banyak netizen dan penggemar menyarankan agar ia segera melibatkan aparat. Chen Qi pun membalas singkat, “Saya coba.”

Padahal, dalam beberapa hari terakhir Chen Qi juga sempat tampil dengan suasana yang jauh lebih santai di media sosial. Saat berlangsungnya final Liga Super Tenis Meja (Pingchao), ia terlihat makan bersama dan berfoto dengan para pemain seperti Wang Chuqin dan Liang Jingkun. Di bulan yang sama, ia juga sempat membagikan aktivitas menghadiri acara temu pemilik mobil sebuah merek, serta pengalaman membawa anaknya mendaki Gunung Niushou.

Saat masih aktif sebagai atlet, Chen Qi pernah berduet dengan Ma Lin di Olimpiade Athena 2004 dan meraih medali emas ganda putra. Sepanjang kariernya, ia mengoleksi total 21 gelar juara dunia. Karena gaya bermainnya yang garang dan forehand yang sangat mematikan, ia mendapat julukan “Dewa Pembunuh.” Pada 2006, setelah kalah dalam pertandingan, emosinya sempat meledak dan ia dikabarkan mendapat hukuman disiplin berupa “dikirim ke desa untuk beternak babi” selama satu pekan.

Chen Qi resmi pensiun pada 2014 dan kemudian beralih menjadi pelatih tim nasional. Pada 2022, ia tidak lagi berada dalam staf pelatih timnas dan kembali ke Jiangsu untuk menjabat sebagai pelatih kepala. Bulan lalu, ia juga masih memimpin timnya dalam ajang terkait Pekan Olahraga Nasional.

Menariknya, pada Juli 2025, Chen Qi pernah kembali menjadi sorotan setelah mengunggah tulisan bernada keras yang mengkritik budaya “fan-circle” yang toksik, dan memantik perdebatan luas di ruang publik.

接著讀