2026年9月10日

Harga panel yang lesu membuat Foxconn membatalkan rencana akuisisi pabrik LCD Sharp di Jepang

Pada 12 Februari, laporan yang mengutip Nikkei Asia menyebut Sharp mengumumkan pada Selasa (waktu se...

Pada 12 Februari, laporan yang mengutip Nikkei Asia menyebut Sharp mengumumkan pada Selasa (waktu setempat) bahwa rencana penjualan pabrik panel LCD kedua di Kameyama, Prefektur Mie kepada perusahaan induknya, Hon Hai Precision Industry (Foxconn), telah gagal. Foxconn—perakit iPhone—dilaporkan menarik diri dengan alasan harga panel LCD yang melemah.

Sharp menyatakan akan menghentikan produksi pada Agustus dan menawarkan program pengunduran diri sukarela untuk 1.170 karyawan. Dampaknya, Sharp memperkirakan akan membukukan biaya restrukturisasi 10 miliar yen sebagai kerugian khusus pada tahun fiskal yang berakhir Maret, serta tambahan 2 miliar yen pada tahun fiskal berikutnya.

Pabrik Kameyama No. 2 terutama memproduksi panel ukuran kecil hingga menengah untuk smartphone dan tablet. Foxconn sebelumnya berencana tetap melanjutkan produksi panel setelah akuisisi, sambil membangun lini baru untuk memproduksi server AI. Kini, Foxconn dikabarkan mempertimbangkan penggunaan bangunan lain yang menganggur di area Kameyama untuk produksi server AI. Presiden sekaligus CEO Sharp, Masahiro Okitsu, menegaskan kerja sama dengan Foxconn tidak memburuk.

Sharp juga membatalkan rencana lain, yaitu pengalihan teknologi LCD panel besar ke perusahaan India yang semula ditujukan untuk menempatkan kembali pekerja dari pabrik Sakai (yang berhenti produksi pada Agustus 2024). Akibat pembatalan tersebut, Sharp akan menawarkan pengunduran diri sukarela kepada 240 karyawan tambahan dan mencatat kerugian khusus 2,2 miliar yen pada tahun fiskal yang berakhir Maret.

接著讀