2026年9月10日

PS5 Kembali Tuai Kontroversi Teknis! EVO Japan 2025 Diwarnai Masalah Overheat dan Controller Rusak, Pemain Desak Ganti Platform

Ajang tahunan EVO Japan 2025 kembali diwarnai kontroversi teknis — konsol PlayStation 5 milik Sony mengalami overheat dan kerusakan kontroler selama pertandingan kompetitif berintensitas tinggi, menyebabkan beberapa laga dihentikan sementara dan memicu kritik dari para pemain profesional.

Menurut laporan dari lokasi, babak final beberapa kali dihentikan karena kendala teknis, memunculkan pertanyaan apakah PS5 masih layak digunakan sebagai platform resmi turnamen. Ini adalah insiden besar kedua terkait PS5 di ajang EVO, setelah insiden melelehnya port USB pada tahun 2023 yang merusak konektor dan kabel kontroler, sehingga semakin mengikis kepercayaan pemain terhadap perangkat Sony.

Secara teknis, posisi port USB belakang PS5 yang berdekatan dengan ventilasi pembuangan panas dinilai berisiko tinggi mengalami gangguan. Ditambah lagi, banyak pemain menggunakan adapter untuk kontroler pihak ketiga yang berpotensi menambah instabilitas sistem.

Pemain asal Amerika Serikat, RedDitto, mengalami kerusakan kontroler saat bertanding dalam Guilty Gear -Strive- — ia hanya bisa bergerak mundur, sementara fungsi lain tidak merespon. Penonton juga melihat penurunan frame rate di momen krusial. Meski berhasil melaju ke final, ia kalah 1-3 dari Daru_I-No asal Korea Selatan.

Di divisi Street Fighter 6, pemain AS Punk mengecam keras PS5 lewat platform X, menyatakan bahwa overheat PS5 membuatnya kalah setelah mengeluarkan banyak waktu dan biaya untuk persiapan. Ia pun mengancam tidak akan lagi mengikuti turnamen jika masih menggunakan PS5.

Solusi yang diusulkan termasuk lebih sering mengganti PS5 saat event, meningkatkan sistem pendinginan, atau mengganti platform ke Xbox atau PC high-end. Namun, karena Sony telah mengakuisisi brand EVO sejak 2021, perubahan platform kemungkinan besar akan menghadapi tantangan internal.

接著讀