2026年9月10日

Tesla Mempercepat Ekspansi Energi Surya, Berpotensi Mengerek Rantai Pasok China

(Austin, 9) Sumber pasar menyebutkan bahwa Tesla sedang mengevaluasi perluasan manufaktur sel surya ...

(Austin, 9) Sumber pasar menyebutkan bahwa Tesla sedang mengevaluasi perluasan manufaktur sel surya di beberapa lokasi di Amerika Serikat, dengan target meningkatkan kapasitas tahunan hingga 100 gigawatt (GW) dalam tiga tahun. Jika terwujud, Tesla akan menjadi salah satu produsen surya terbesar di dunia.

Tesla dikabarkan berencana menaikkan kapasitas pabrik Buffalo, New York menjadi 10 GW, serta mempertimbangkan pembangunan pabrik kedua di negara bagian yang sama. Arizona dan Idaho juga masuk dalam daftar lokasi potensial.

Analis menilai langkah ini sejalan dengan visi CEO Elon Musk terkait energi berbiaya rendah dan aplikasi antariksa. Dengan turunnya biaya peluncuran roket dan peningkatan efisiensi baterai, tenaga surya berbasis antariksa dinilai berpotensi mendukung satelit, pusat komputasi antariksa, dan misi luar angkasa di masa depan.

Meski demikian, industri menilai rantai pasok surya China masih sulit tergantikan dalam jangka pendek, terutama dari sisi material, peralatan, dan skala produksi. Manufaktur di AS juga menghadapi tantangan biaya tenaga kerja dan ketidakpastian kebijakan. Arah selanjutnya akan sangat bergantung pada keputusan investasi dan teknologi Tesla.

接著讀

ByteDance Luncurkan GR-3: “Otak” Robot Serbaguna yang Belajar Tugas Baru dengan Data Minimal dan Ahli Manipulasi Benda Fleksibel

Pada 22 Juli, tim Seed ByteDance memperkenalkan GR-3, model Vision-Language-Action (VLA) generasi baru. Berbeda dari sistem sebelumnya yang butuh dataset trajektori robot masif, GR-3 dapat di-fine-tune secara efisien ke tugas baru atau objek tak dikenal hanya dengan sedikit demonstrasi manusia. Ia memahami perintah abstrak dalam bahasa alami dan mahir memanipulasi objek lunak.

415 天前