2026年9月10日

34 + 40 Poin! Duo Muda Philadelphia Bersinar di Laga Pembuka, Embiid Tampil Lesu Hanya Cetak 4 Poin

Pada 23 Oktober, musim reguler NBA resmi dimulai dengan duel panas antara Philadelphia 76ers dan Bos...

Pada 23 Oktober, musim reguler NBA resmi dimulai dengan duel panas antara Philadelphia 76ers dan Boston Celtics. Dalam laga dramatis tersebut, Sixers menang tipis 117–116 dan sukses meraih kemenangan perdana musim ini.

Menariknya, bintang kemenangan bukanlah Joel Embiid sang MVP bertahan, melainkan dua pemain muda di lini belakang — Edgecombe dan Tyrese Maxey — yang tampil luar biasa dan membawa harapan baru bagi Philadelphia!

Edgecombe, rookie pilihan ketiga Draft NBA 2024, tampil fenomenal. Bermain selama 42 menit, ia mencatat 34 poin, 7 rebound, dan 3 assist dengan akurasi 13 dari 26 tembakan. Hebatnya, ia menjadi rookie pertama di abad ke-21 yang mencetak lebih dari 30 poin di laga pembuka NBA.

Rekan setimnya, Tyrese Maxey, juga tampil gemilang. Dalam 41 menit, ia mencetak 40 poin, 2 rebound, dan 6 assist, menjadi motor serangan utama sekaligus penentu kemenangan di menit akhir.

Selain tajam dalam mencetak angka, Edgecombe juga menunjukkan kemampuan membaca permainan dan mengatur tempo yang matang — kualitas yang jarang dimiliki pemain baru. Tak heran bila banyak yang percaya bahwa manajemen 76ers akan mulai membangun tim di sekitar duet Edgecombe–Maxey sebagai pondasi masa depan klub.

Sementara itu, Joel Embiid tampil mengecewakan. Demi menjaga kebugaran, pelatih Nick Nurse hanya memainkannya 20 menit. Hasilnya, Embiid hanya mencetak 4 poin, 6 rebound, dan 2 assist, dengan catatan tembakan 1 dari 9 dan nilai plus-minus terburuk di laga (-16).

Jika ada tim yang bersedia menanggung kontraknya, mungkin sudah waktunya bagi Philadelphia untuk berpikir ulang soal arah pembangunan tim — karena era baru dengan dua bintang muda ini jelas sudah dimulai.

接著讀

Trump Ungkap Serangan Rudal Iran: “Mereka Tanya, Jam 1 Dini Hari Boleh Tidak? Saya Bilang, Silakan”

Dalam KTT NATO di Den Haag pada 25 Juni, mantan Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Iran memberi pemberitahuan kepada pihak AS sebelum meluncurkan rudal ke pangkalan militer di Qatar, bahkan sempat “berunding soal waktu.” Ia menyebut tindakan Iran itu sebagai “sangat bersahabat” dan menekankan bahwa semua rudal berhasil dicegat tanpa korban jiwa. Pernyataan ini menarik perhatian luas dan menyoroti kompleksitas hubungan AS-Iran yang penuh kontradiksi.

440 天前