Bintang Muda Man United Meno Pertimbangkan Pergi Permanen: Janji Amrolín Tidak Cukup, Peran Cadangan Menanti Kecuali Pelatih Diganti
Menurut Daily Mirror Inggris, gelandang Manchester United berusia 20 tahun, Coby Meno, dilaporkan mu...
Menurut Daily Mirror Inggris, gelandang Manchester United berusia 20 tahun, Coby Meno, dilaporkan mulai mempertimbangkan hengkang permanen dari Old Trafford. Ia kecewa dengan posisinya di bawah Ruben Amrolín dan melihat sedikit peluang perubahan dalam waktu dekat.
Pada jendela transfer musim panas, Meno sempat mempertimbangkan pinjaman untuk mendapatkan waktu bermain lebih banyak, sambil berharap Amrolín mungkin dipecat akibat performa buruk. Namun, dengan peningkatan performa tim dan dukungan publik dari pemilik klub Sir Jim Ratcliffe untuk Amrolín selama tiga tahun lagi, Meno kini menghadapi kenyataan menjadi pemain cadangan.
Saat ini, Meno berada di belakang Bruno Fernandes dalam hierarki tim dan kemungkinan harus bersaing dengan pemain baru seperti Elliott Anderson dan Adam Walton. Pelatih Portugis berusia 40 tahun ini tidak menyukai gaya Meno yang lebih fokus pada penguasaan bola dan kurang bergerak intens. Meskipun Amrolín menyebut Meno sebagai “masa depan Manchester United,” dalam formasi 3-4-3, Meno sulit menemukan posisi: kurang teknis untuk No.10, dan kurang bergerak untuk No.6 atau No.8.
Nasib Meno juga kurang menguntungkan. Saat Casemiro diskors dan Bruno Fernandes cedera, ia seharusnya punya kesempatan tampil sebagai starter, tapi terpaksa absen karena cedera betis kecil. Menjelang jendela transfer Januari, Meno kini mempertimbangkan pindah permanen, dengan beberapa klub Eropa menunjukkan minat. Napoli di Serie A kemungkinan menjadi tujuan favorit, terinspirasi oleh rekan lamanya Scott McTominay dan Rasmus Hojlund yang sukses membangun kembali karier di Italia.
Kontrak Meno di United berlaku hingga 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Saat ini ia digaji £50,000 per minggu dan meminta kenaikan hingga £200,000, namun negosiasi terhenti. Jika situasi tidak berubah, 18 bulan ke depan bisa menjadi waktu terbaik bagi United untuk melepas produk akademinya ini.
Meskipun ada kekhawatiran Meno bisa menjadi superstar di klub lain, membuat United malu, pengalaman Martial dan Rashford menunjukkan bahwa tidak semua pemain bisa menjadi Salah atau De Bruyne.
OPPO Find X9 Series Tawarkan Baterai Super 7000mAh+ dan Konektivitas AirPods dengan Pop-Up Instan
Pada dini hari tadi pukul 1, dalam ajang bertema “Forward, Full Power” yang penuh energi, Apple resm...
Trik Hebat Wang Ziru! Ubah Pengaturan HP, Hilangkan Iklan Pop-up App?
16 November, pendiri ZEALER Wang Ziru membagikan tips mengejutkan saat livestream untuk mengatasi ma...
Lonjakan Permintaan Gadai Dorong Dua Perusahaan Gadai Terdaftar Malaysia Catat Laba Q3 Tertinggi
KUALA LUMPUR, 25 Nov — Dua perusahaan gadai yang tercatat di Bursa Malaysia — Wellchip Group (WELLCH...
Kisah Aneh Terbaru Sepak Bola Tiongkok: Pemain Bergaji Nol, Setahun Cuma Raup Seribu Rupiah—Namun Klub Tetap Lolos Lisensi
Baru-baru ini, Asosiasi Liga Sepak Bola China (CFL) mengumumkan daftar gelombang pertama klub yang d...
Dilema Kartu Prabayar SF Express: Uang Tersimpan di Balik Bonus
Kartu “New Express” SF Express menawarkan bonus 4% saat isi ulang, tetapi banyak pengguna melaporkan...
Pertarungan Smartphone 2025: Huawei Unggul Penjualan, Apple Jaga Laba, Xiaomi & OV Terjepit
Pasar smartphone global 2025 dapat diringkas dengan dua kata: pertarungan dan diferensiasi. Di pasar...
Pang Tianyu Sudah Lebih Dulu “Menembus Batas”—Bisakah Ia Membawa Tencent Hunyuan Melakukan Hal yang Sama?
Masuknya Pang Tianyu ke Tencent diumumkan dengan cara yang sangat khas era sekarang—langsung melalui...
CME Perketat Pengawasan Spekulasi, Naikkan Margin Kontrak Berjangka Logam Mulia
(Chicago, 6 Feb) Dalam beberapa waktu terakhir, harga di pasar logam mulia berfluktuasi tajam. Untuk...
Bocoran Gambar Perbandingan Ungkap Ukuran Bezel dan Lubang Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra
IT Home melaporkan pada 7 Februari bahwa tipster @i 冰宇宙 pada 6 Februari membagikan sebuah gambar yan...
Tim Bobsled Israel Didiskualifikasi, Kembali Menjadi Kontroversi di Olimpiade Musim Dingin
Pada 22 Februari, di hari terakhir Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina, tim bobsled Israel absen da...