2026年9月10日

Kisah Aneh Terbaru Sepak Bola Tiongkok: Pemain Bergaji Nol, Setahun Cuma Raup Seribu Rupiah—Namun Klub Tetap Lolos Lisensi

Baru-baru ini, Asosiasi Liga Sepak Bola China (CFL) mengumumkan daftar gelombang pertama klub yang d...

Baru-baru ini, Asosiasi Liga Sepak Bola China (CFL) mengumumkan daftar gelombang pertama klub yang dinyatakan lolos proses perizinan, termasuk verifikasi penyelesaian tunggakan. Namun tak lama setelah itu, muncul kabar bahwa sejumlah pemain mengajukan keluhan—menyebut beberapa klub dalam daftar tersebut sebenarnya masih memiliki masalah keuangan yang serius.

Pada 24 Desember, Zhang Bing, pengacara perlindungan hak pemain yang cukup dikenal di sepak bola China, membongkar dugaan mengejutkan lewat media sosial. Ia menuding Xiamen 1026 bukan hanya menandatangani kontrak pemain dengan ketentuan “gaji 0”, tetapi juga diduga menipu pemain agar menandatangani dokumen bukti pembayaran gaji. Jika tudingan ini benar, kasus tersebut berpotensi menjadi salah satu skandal paling memalukan di akhir tahun bagi sepak bola China.

Dalam pernyataannya, Zhang menegaskan CFL perlu memeriksa Xiamen 1026 secara serius. Menurutnya, sudah sangat keterlaluan jika klub menetapkan gaji dalam kontrak menjadi nol, lalu sepanjang satu tahun kompetisi pemain disebut hanya menerima sekali “subsidi” yang jumlahnya sedikit di atas 1.026 yuan. Ia juga menuding, menjelang proses perizinan, ada sosok manajemen klub yang bertindak diam-diam untuk membujuk atau menyesatkan pemain agar menandatangani dokumen—demi menciptakan kesan seolah-olah semuanya patuh aturan. Zhang bahkan menambahkan, bila liga melakukan audit yang benar, seharusnya ada klub pengganti yang memang tidak memiliki tunggakan gaji.

Jika benar Xiamen 1026 meneken kontrak “gaji 0” seperti yang diklaim, masalahnya tidak lagi sekadar “absurd”, tetapi bisa mengarah pada risiko hukum yang serius. Meski otoritas sepak bola China belum menetapkan standar upah minimum yang jelas untuk pemain di semua level liga, prinsip hukum pada umumnya menegaskan bahwa setiap kerja harus dibayar. Karena itu, kontrak “gaji nol” akan sangat sulit dibenarkan apabila digunakan untuk menghindari pembayaran atas kerja nyata. Jika keluhan pemain masuk secara formal, Xiamen 1026 dapat menghadapi konsekuensi yang besar.

Soal dugaan “hanya dibayar sekali subsidi setahun” serta praktik mengumpulkan tanda tangan demi lolos perizinan, banyak pihak menilai ini bukan hal yang benar-benar baru dalam sepak bola China. Namun kasus semacam ini kembali menyoroti realitas keras—bahwa pemain di liga level bawah sering berada dalam kondisi rentan, dengan penghidupan yang jauh dari kata aman.

Xiamen 1026 didirikan pada 2019. Musim ini mereka menjuarai kompetisi Zhongguan (China Champions League) dan mengamankan tiket promosi untuk tampil di China League Two (Liga B) musim depan. Dalam daftar gelombang pertama klub yang diumumkan CFL sebagai telah menyelesaikan proses perizinan dan verifikasi tunggakan, Xiamen 1026 termasuk di dalamnya.

接著讀