2026年9月12日

Grup idola pria Korea yang baru debut selama tiga bulan langsung terseret kontroversi, setelah anggotanya, Kim Geon-woo, diduga menghina staf perempuan dengan kata-kata merendahkan seperti “gemuk”.

(Seoul, 9 April) Boy group K-pop pendatang baru ALPHA DRIVE ONE (ALD1), yang baru tiga bulan debut, ...

(Seoul, 9 April) Boy group K-pop pendatang baru ALPHA DRIVE ONE (ALD1), yang baru tiga bulan debut, kini menghadapi kontroversi setelah anggotanya, Kim Geon-woo, diduga melontarkan kata-kata tidak pantas kepada staf perempuan saat proses syuting. Isu ini langsung memicu perhatian luas, sehingga agensinya, WAKEONE, segera mengeluarkan pernyataan resmi pada Rabu (8 April) dan mengumumkan bahwa Kim akan menghentikan seluruh aktivitasnya untuk refleksi diri.

Menurut laporan media, sejumlah staf televisi mengungkap bahwa Kim diduga menggunakan bahasa kasar selama syuting, bahkan disebut mengucapkan komentar yang bernada menghina terhadap penampilan staf perempuan. Tuduhan ini dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di dunia maya.

Selain itu, ia juga dituduh memiliki sikap yang arogan di lokasi kerja, yang disebut-sebut memengaruhi jalannya proses produksi. Situasi tersebut akhirnya hanya diselesaikan melalui permintaan maaf dari manajernya, yang membuat sebagian pihak industri merasa kurang puas.

Menanggapi hal ini, WAKEONE menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi saat proses syuting sebelum debut, ketika Kim tidak menyadari bahwa mikrofon masih menyala saat ia mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Meskipun tidak ditujukan kepada individu tertentu, perusahaan mengakui bahwa pernyataan tersebut tetap tidak layak, dan permintaan maaf telah disampaikan kepada pihak terkait.

Pihak agensi juga menegaskan bahwa selain fakta yang telah dikonfirmasi, banyak informasi yang beredar tidak sesuai dengan kenyataan, serta mengimbau publik untuk tidak menyebarkan kabar yang belum diverifikasi. Setelah melalui diskusi internal, Kim akan menghentikan seluruh aktivitas untuk introspeksi, sementara grup akan melanjutkan kegiatan dengan formasi tujuh anggota. Ke depan, perusahaan juga berjanji akan memperbaiki sistem manajemen dan komunikasi.

Perlu dicatat, Kim Geon-woo sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan isu negatif saat masih mengikuti program survival, termasuk tuduhan sikap kurang baik terhadap sesama trainee, perlakuan istimewa, hingga rekaman yang menunjukkan dirinya mendorong rekan satu tim di bandara—hal-hal yang kini kembali menjadi sorotan.

接著讀

Macron: Trump Akhirnya Sadar Kebohongan Putin, Desak Sanksi Lebih Keras

Pada 25 Mei, Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan rudal dan drone ke Kyiv dan beberapa wilayah Ukraina lainnya, menewaskan sedikitnya 12 orang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengutuk tindakan Putin, menyatakan kemarahan, dan mempertimbangkan sanksi tambahan. Dalam kunjungannya ke Vietnam, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Trump akhirnya menyadari bahwa Putin telah berbohong, dan mendesaknya untuk mengubah kemarahannya menjadi tindakan konkret guna mendorong sanksi yang lebih keras terhadap Rusia. Macron juga menyerukan penetapan tenggat waktu akhir, dan jika Putin terus melanjutkan agresinya, harus ada langkah balasan yang lebih keras. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan beberapa pejabat lainnya kembali menegaskan bahwa serangan Rusia adalah kejahatan perang dan mendesak komunitas internasional untuk tidak diam.

473 天前