Tim Bobsled Israel Didiskualifikasi, Kembali Menjadi Kontroversi di Olimpiade Musim Dingin
Pada 22 Februari, di hari terakhir Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina, tim bobsled Israel absen da...
Pada 22 Februari, di hari terakhir Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina, tim bobsled Israel absen dari pertandingan empat orang setelah didiskualifikasi untuk dua putaran terakhir karena melanggar prinsip sportivitas dan keadilan.
Sebelum putaran ketiga, anggota tim asli Uri Zisman digantikan oleh Ward Fawarseh. Zisman mengaku sakit, namun Komite Olimpiade Israel menemukan bahwa ia tidak sakit.
Komite Israel menyatakan: “Tim meminta agar cadangan Ward Fawarseh dapat bertanding. Menurut aturan, penggantian hanya diperbolehkan jika atlet cedera atau sakit. Seorang anggota tim, yang didorong oleh rekan setim, berpura-pura sakit, menjalani pemeriksaan medis, dan menandatangani pernyataan untuk menyetujui penggantian. Akibatnya, komite membatalkan permintaan dan mendiskualifikasi keempat atlet karena melanggar sportivitas dan prinsip keadilan.”
Atlet Israel Edelman menjelaskan melalui media sosial bahwa penggantian tidak memengaruhi hasil (Israel berada di peringkat terbawah), dan tujuannya adalah memberi pengalaman Olimpiade bagi atlet cadangan.
Tim bobsled Israel telah beberapa kali menjadi pusat kontroversi di Olimpiade ini. Dalam pertandingan bobsled dua orang, komentator TV Swiss menyinggung Edelman sebagai “Zionis” yang diduga mendukung kebijakan kontroversial di media sosial. Selama pertandingan empat orang, televisi publik Italia sempat menyiarkan komentar tidak pantas mengenai tim Israel, yang kemudian diikuti permintaan maaf dan penyelidikan internal.
Plume Network Dorong Adopsi Institusi ke DeFi dengan Kolaborasi Fireblocks
Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan layanan Plume bagi institusi yang ingin menjajaki peluang di sektor DeFi.
Piers Morgan Ucapkan Selamat atas Perpanjangan Kontrak Ronaldo: "Kamu Telah Mengubah Sepak Bola Saudi dan Dunia Olahraga"
Setelah Cristiano Ronaldo mengumumkan perpanjangan kontraknya dengan Al Nassr, tokoh media asal Ingg...
Piala Dunia Antarklub Guncang Peta Sepak Bola: Liga Eropa Tak Lagi Tak Terkalahkan?
Piala Dunia Antarklub 2025 yang diperluas telah dimulai, menghadirkan 64 pertandingan antar benua yang bukan hanya menghibur, tetapi juga meruntuhkan anggapan lama tentang dominasi Eropa di sepak bola dunia. Kolumnis ESPN, Ryan O'Hanlon, menunjukkan bahwa kejutan-kejutan dari tim-tim non-tradisional sedang mengubah definisi kekuatan sejati di dunia sepak bola.
Mercedes-Benz Tawarkan Pesangon “Fantastis” untuk Karyawan Mundur Sukarela, Pasar Tiongkok Tidak Terpengaruh
Kabar mengejutkan datang dari Mercedes-Benz! Produsen mobil mewah asal Jerman ini tengah melaksanaka...
Gelombang PHK di AS Semakin Besar, Pasar Tenaga Kerja Mulai Waspada
Gelombang pemutusan hubungan kerja sedang melanda perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat. Starb...
Jika Banding FAM di CAS Gagal, Malaysia Bisa Hadapi Hukuman Lebih Berat, Kata Hannah Yeoh
(Kuala Lumpur, 20 Nov) Menteri Belia dan Olahraga, Hannah Yeoh, mengatakan bahwa jika banding Persat...
Perang Chip AI Kian Memanas di Panggung Global
Bayangkan sebuah pusat data raksasa yang bermandikan cahaya, ibarat kota yang tak pernah tidur. Pulu...
Klaster Kota Terkuat di Tiongkok Tancap Gas Bangun Bandara Baru
Klaster bandara kelas dunia kini benar-benar telah hadir. 01 Klaster kota super tengah berpacu memba...
Didagnosis leukemia dan telah menyelesaikan empat tahap pengobatan, foto terbaru Shen Yulin kini terungkap.
(Taipei, 30)Selebritas Taiwan Shen Yu-lin dikabarkan jatuh sakit pada Juli tahun lalu dan segera dib...
Memperingatkan potensi pelemahan bisnis cip ponsel, saham Qualcomm anjlok hampir 10%.
(New York, 5 Februari)Meski Qualcomm membukukan kinerja kuartal pertama tahun fiskal 2026 (berakhir ...
Kabar Duka dari “Drag Race Philippines” — Kontestan Berusia 27 Tahun Meninggal Dunia dalam Tidur
(Filipina, 6 April) Kabar duka datang dari musim keempat Drag Race Philippines, setelah peserta Misu...