2026年9月10日

Memperingatkan potensi pelemahan bisnis cip ponsel, saham Qualcomm anjlok hampir 10%.

(New York, 5 Februari)Meski Qualcomm membukukan kinerja kuartal pertama tahun fiskal 2026 (berakhir ...

(New York, 5 Februari)
Meski Qualcomm membukukan kinerja kuartal pertama tahun fiskal 2026 (berakhir 28 Desember) yang melampaui ekspektasi pasar, proyeksi keuangan ke depan yang lebih lemah membuat saham perusahaan anjlok tajam dalam perdagangan setelah penutupan bursa.

Qualcomm menyatakan bahwa keterbatasan pasokan chip memori telah menekan pengiriman ponsel pintar, sehingga berdampak negatif pada bisnis chip handset perusahaan.

Pada kuartal tersebut, pendapatan naik 5% secara tahunan menjadi US$12,3 miliar, melampaui estimasi analis sebesar US$12,21 miliar. Laba bersih tercatat US$3,0 miliar, sedikit lebih rendah dibanding US$3,18 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba per saham (EPS) turun tipis menjadi US$2,78 dari sebelumnya US$2,83.
Jika tidak termasuk pos non-berulang, EPS inti mencapai US$3,50, lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar US$3,41.

Segmen utama mulai menghadapi tekanan

Bisnis utama Qualcomm adalah chipset ponsel pintar, sehingga kinerjanya sangat bergantung pada kondisi industri smartphone global. Pelanggan utamanya termasuk Apple dan Samsung, dua produsen ponsel terbesar dunia.

Segmen teknologi komunikasi tetap menjadi penyumbang pendapatan terbesar, dengan pendapatan kuartalan mencapai US$10,61 miliar, naik 5% secara tahunan dan sedikit di atas ekspektasi pasar.

Di dalam segmen tersebut, pendapatan chip handset meningkat 3% menjadi US$7,82 miliar, namun masih di bawah perkiraan analis. Pendapatan chip otomotif melonjak 15% menjadi US$1,1 miliar, sementara pendapatan chip IoT naik 9% menjadi US$1,69 miliar.

Ke depan, Qualcomm memperingatkan bahwa kelangkaan dan kenaikan harga chip memori dapat meningkatkan biaya bagi produsen ponsel, sehingga membuat pemesanan menjadi lebih berhati-hati. Perusahaan memperkirakan pendapatan kuartal kedua berada di kisaran US$10,2–11,0 miliar, di bawah estimasi analis sebesar US$11,11 miliar. EPS inti diproyeksikan US$2,45–2,65, juga lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Pada perdagangan reguler Rabu (4 Februari), saham Qualcomm naik 1,16% dan ditutup pada US$148,89. Namun, dalam perdagangan setelah jam bursa, saham tersebut merosot 9,62% ke level US$134,57.

接著讀

Switch 2 Terjual Lebih dari 3,5 Juta Unit dalam 4 Hari, Pecahkan Rekor Penjualan Nintendo

Nintendo Switch 2 mencatat peluncuran terbaik dalam sejarah perusahaan. Dalam empat hari sejak rilis, lebih dari 3,5 juta unit telah terjual, mengalahkan rekor Switch generasi pertama yang menjual 2,7 juta unit dalam sebulan. Analis memperkirakan penjualan akan terus meningkat jika Nintendo berhasil menambah produksi. Namun, kekurangan pasokan dan potensi kenaikan tarif menjadi tantangan nyata.

456 天前