Switch 2 Terjual Lebih dari 3,5 Juta Unit dalam 4 Hari, Pecahkan Rekor Penjualan Nintendo
Nintendo Switch 2 mencatat peluncuran terbaik dalam sejarah perusahaan. Dalam empat hari sejak rilis, lebih dari 3,5 juta unit telah terjual, mengalahkan rekor Switch generasi pertama yang menjual 2,7 juta unit dalam sebulan. Analis memperkirakan penjualan akan terus meningkat jika Nintendo berhasil menambah produksi. Namun, kekurangan pasokan dan potensi kenaikan tarif menjadi tantangan nyata.
Nintendo mengumumkan bahwa Switch 2, konsol game terbarunya, telah terjual lebih dari 3,5 juta unit hanya dalam empat hari sejak diluncurkan pada 5 Juni, mengalahkan rekor Switch pertama yang hanya menjual 2,7 juta unit dalam satu bulan. Ini menjadi peluncuran konsol tersukses dalam sejarah Nintendo.
Perusahaan kini berada di jalur untuk mencapai target penjualan 15 juta unit pada tahun fiskal 2026 (hingga Maret 2026). Namun, tingginya permintaan jauh melebihi ketersediaan. Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, meminta maaf atas kekurangan stok dan menyatakan bahwa perusahaan telah meminta mitra produksi untuk meningkatkan kapasitas. Mereka juga bekerja sama dengan platform e-commerce Jepang seperti Rakuten dan Mercari untuk menekan aksi penimbunan dan penjualan kembali dengan harga tinggi.
Analis memperingatkan bahwa jika kekurangan stok berlangsung terlalu lama, minat konsumen bisa menurun. Furukawa sebelumnya menyatakan bahwa mempertahankan momentum penjualan Switch 2 selama mungkin adalah prioritas utama.
Mengingat harga Switch 2 lebih tinggi dari pendahulunya dan kondisi ekonomi global yang melemah, mempertahankan angka penjualan tinggi menjadi tantangan. Selain itu, Furukawa mengindikasikan bahwa tarif baru yang diberlakukan oleh mantan Presiden Trump dapat memaksa kenaikan harga Switch 2 di masa mendatang.
Benarkah Ten Hag Jadi Korban? Data Tunjukkan Manchester United Asuhan Amorim Lebih Buruk
Pada pekan ke-2 Premier League, Manchester United hanya mampu bermain imbang 1-1 di kandang Fulham. ...
Kurir Kini Bisa Memblokir Pelanggan — Tapi Mereka Lebih Ingin Memblokir Restoran
Telepon pelanggan yang terus-menerus menagih pesanan disertai kata-kata kasar, ulasan jahat yang mem...
Penarikan Darurat! IKEA Mengumumkan Pengembalian Dana Penuh, Hentikan Penggunaan Segera
IKEA (China) Investment Co., Ltd. menarik 170 meja anak IKEA FLISAT yang diproduksi antara 1 Januari...
Lei Jun “Turun dari Panggung Legenda”, Namun Gelombang Pengusaha “Bergaya Lei Jun” Masih Terus Mengejar Jejaknya
“Jangan pernah menantang Lei Jun dalam urusan marketing—seseorang yang mampu menjual ponsel Xiaomi s...
Dana Dibakar, Talenta Pergi—Dari Bintang AI, Kimi Kini Turun Kelas ke Lini Kedua Setahun Kemudian?
2025 menjelang penutup, arena AI memperlihatkan kontras yang semakin tajam—antara euforia dan tekana...
Waktunya “Panen”? Tesla Hentikan Pembelian Sekali Bayar untuk Full Self-Driving
(Austin, 16 Februari) Meski teknologi Full Self-Driving (FSD) milik Tesla belum sepenuhnya matang, C...
Curry dan Butler Absen! Timberwolves Hajar Warriors, Akhiri Kekalahan 5 Laga Beruntun, Naik ke Posisi Keenam, Gobert Catat 15+17
Pada 27 Januari, dalam pertandingan back-to-back NBA, Golden State Warriors bertandang ke markas Min...
Huawei Pura X2 Bocoran Desain: Layar Luar Lebih Besar, Kamera Belakang 200MP
Setelah peluncuran Huawei Pura X pada Maret 2025—smartphone lipat “wide-fold” pertama di industri—Hu...
Zhu Xiaotian ungkap alasan burnout — mengaku pernah ingin berperan sebagai antagonis dalam drama Qiong Yao namun dihalangi oleh agensi
(Taipei, 6 April) Aktor Taiwan Ken Chu yang dikenal lewat drama populer Meteor Garden, baru-baru ini...
Sutradara Clifton Ko kembali dengan It’s a Mad, Mad, Mad World: Reunion tanpa ingin mengulang formula lama. Setelah 40 tahun, Loletta Lee kembali ke seri ini, kini sebagai ibu dari tiga anak perempuan, sambil berseloroh bahwa mengurus anak jauh lebih menantang daripada berakting.
(Kuala Lumpur, 23 April) Sutradara legendaris Ko Chi Sum kembali menghidupkan seri komedi klasik Fu ...