Mercedes-Benz Tawarkan Pesangon “Fantastis” untuk Karyawan Mundur Sukarela, Pasar Tiongkok Tidak Terpengaruh
Kabar mengejutkan datang dari Mercedes-Benz! Produsen mobil mewah asal Jerman ini tengah melaksanaka...
Kabar mengejutkan datang dari Mercedes-Benz! Produsen mobil mewah asal Jerman ini tengah melaksanakan program pengurangan karyawan terbesar dalam sejarah perusahaan, disertai pesangon dengan nilai sangat tinggi untuk mendorong pengunduran diri secara sukarela.
Menurut laporan media internasional, sekitar 4.000 karyawan telah menerima tawaran pesangon, dan beberapa manajer senior bisa mendapatkan hingga €500.000 (sekitar Rp 9,2 miliar). Skema pesangon ini bersifat bertahap, bergantung pada jabatan dan masa kerja, dengan tambahan bonus percepatan keputusan — total kompensasi bisa mencapai “N + 11.”
Namun, Mercedes-Benz China menegaskan kepada The Economic Observer:
“Angka-angka yang beredar di internet tidak akurat — termasuk jumlah karyawan yang diberhentikan, skema ‘N + 11’, serta klaim bahwa 30.000 orang akan mundur. Program ini tidak melibatkan pasar Tiongkok.”
Meski demikian, Mercedes-Benz memang sedang menjalankan restrukturisasi besar-besaran untuk menyesuaikan kapasitas produksi, rantai pasok, dan efisiensi tenaga kerja. Sejak Maret lalu, manajemen perusahaan telah mengirimkan surat internal yang mendorong karyawan di bidang teknik, administrasi, dan IT untuk mengajukan pengunduran diri sukarela sebelum Maret 2026.
CEO Ola Källenius menyebut bahwa target perusahaan adalah menghemat €5 miliar per tahun hingga 2027, dengan mendorong sekitar 30.000 karyawan keluar secara sukarela melalui pesangon, outsourcing, dan tidak mengganti posisi kosong. Namun pihak Mercedes-Benz China menilai angka tersebut terlalu dibesar-besarkan.
Gelombang “efisiensi” ini tidak hanya terjadi di Mercedes-Benz. Sejumlah raksasa otomotif global seperti General Motors, Ford, Volkswagen, BMW, Stellantis, dan Toyota juga melakukan pengurangan tenaga kerja akibat transisi menuju mobil listrik, tekanan tarif, serta persaingan pasar yang makin ketat. Laba bersih Mercedes-Benz pada paruh pertama 2025 bahkan turun 55,8%.
Sementara itu, Mercedes-Benz juga terus mempercepat transformasi menuju kendaraan listrik dan digitalisasi. Dokumen investor yang bocor pada Agustus menunjukkan rencana peluncuran beragam model baru dalam dua tahun ke depan, dari segmen entry-level hingga premium. Di Tiongkok, perusahaan akan meluncurkan berbagai model lokal antara 2025–2027, lengkap dengan sistem kabin cerdas dan fitur mengemudi otonom khusus pasar lokal, bekerja sama dengan perusahaan seperti Momenta.
Fenomena ini mencerminkan perubahan besar di industri otomotif Jerman: Volkswagen akan mengurangi 35.000 pekerjaan hingga 2030, Bosch memangkas 13.000 posisi, dan ZF berencana memangkas 7.600 pekerjaan di divisi powertrain.
Era elektrifikasi bukan hanya mengubah mobil — tetapi juga mengubah peta tenaga kerja global.
CEO Man United Berrada: Proses Transfer Jalan Terus Siang Malam, Pemain Baru Sudah Beradaptasi
Pada 4 Agustus, CEO Manchester United Omar Berrada mengungkapkan bahwa klub tengah bekerja keras tan...
Zaman Es Pekerjaan di Jepang: Sebuah Generasi yang Masa Mudanya Membeku dalam Waktu
Pada Desember 2023, Kantor Kabinet Jepang secara resmi meluncurkan “Program Dukungan Generasi Zaman ...
Lebih dari 20 Orang Laporkan Dalian Kun Cheng Menunggak Gaji: Pemain Asing Dibayar, Pemain Lokal Tertunda
Masalah tunggakan gaji di klub China League One, Dalian Kun Cheng, semakin memanas. Menurut laporan ...
Apple Bocorkan Smart Home Hub AI Pertamanya: Punya Layar, Bisa “Mengarahkan Kepala”, Diperkirakan Hadir Musim Semi Ini!
Pada 22 Januari, media teknologi The Information membocorkan bahwa Apple berencana meluncurkan Smart...
Versi drama Hello Mr. Billionaire resmi tayang sesuai jadwal! Tak bisa menyembunyikan antusiasme, Peng Yuchang langsung tampil sebagai “senjata pamungkas” komedi.
Dalam beberapa tahun terakhir, drama China bertipe “male lead” yang benar-benar mendominasi pasar ti...
Kalung “Penerjemah Bahasa Anjing” Traini Raih Pendanaan 52 Juta Yuan
Traini, startup AI untuk emosi hewan peliharaan, mengumumkan pendanaan baru sebesar $7,5 juta (≈¥52,...
Della Ding terlihat mengenakan pakaian merah berjalan ke arah laut saat hujan, membuat warga sekitar panik dan berteriak menyuruhnya “berpikir lebih jernih”, hingga akhirnya fakta sebenarnya terungkap.
(Taipei, 13) Penyanyi balada terkenal Taiwan, Della Ding, melancarkan album kompilasi terbarunya ber...
Sun Hsieh-chih Gelar Resepsi Pernikahan Susulan, Menangis Saat Mengungkapkan Cinta pada Xia Yutong: “Terima kasih sudah hadir”
(Taipei, 14 Feb) Artis Taiwan Tony Sun dan Hsia Yu-tung menjalani hubungan selama enam tahun dan tel...
Pernah jadi starter di Liga Brasil — mengapa setelah gabung Luneng justru kalah dari pemain lokal?
Shandong Taishan mengalami kekalahan mengejutkan 1-4 dari Qingdao Hainiu pada pekan ke-8 Liga Super ...
Produser Malaysia Hii Kang Wen Dianugerahi Gelar Honorary Fellow oleh Lincoln University College
KUALA LUMPUR, 26 Juli — Pendiri bersama sekaligus produser Le Vision Pictures, Hsu Kang Wen, dianuge...
Selepas Dua Malam Konsert, Hacken Lee Berseloroh Gelar Diri “Penyanyi Paling Banyak Terima Angpau Selepas Tahun Baharu Cina”
Genting Highlands, 27 Juli — Penyanyi Hong Kong Hacken Lee kembali menggelar konser di Malaysia sete...