2026年9月10日

Produser Malaysia Hii Kang Wen Dianugerahi Gelar Honorary Fellow oleh Lincoln University College

KUALA LUMPUR, 26 Juli — Pendiri bersama sekaligus produser Le Vision Pictures, Hsu Kang Wen, dianuge...

KUALA LUMPUR, 26 Juli — Pendiri bersama sekaligus produser Le Vision Pictures, Hsu Kang Wen, dianugerahi gelar Honorary Fellow oleh Lincoln Professional College sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya dalam memajukan industri film Malaysia, memperkuat kerja sama film internasional, pendidikan perfilman, serta pertukaran budaya di kawasan.

Hsu mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar sebuah kehormatan pribadi, tetapi juga pengakuan atas kontribusinya selama bertahun-tahun dalam produksi film, pertukaran budaya, dan pengembangan industri perfilman. Selama ini ia aktif mendorong kolaborasi antara Malaysia dengan industri film di Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, dan Singapura.

Selama lebih dari satu dekade, Hsu konsisten mendukung produksi film independen lokal serta menggagas berbagai kegiatan perfilman internasional yang mempertemukan sineas, institusi film, dan pelaku industri kreatif dari berbagai negara. Kiprahnya mencakup produksi film, penyelenggaraan festival film internasional, hingga pendidikan perfilman, dengan tujuan meningkatkan pengaruh perfilman Malaysia di kawasan Asia-Pasifik sekaligus membawa karya lokal ke panggung dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Hsu juga aktif mempererat kerja sama perfilman regional dengan menjabat sebagai Ketua Festival Film Asia-Pasifik (Asia-Pacific Film Festival) ke-61 dan ke-62 secara berturut-turut. Festival yang merupakan salah satu ajang perfilman internasional tertua dan paling bergengsi di Asia tersebut berhasil mempertemukan sutradara, produser, investor, serta pelaku industri film dari berbagai negara, sekaligus memperkuat posisi Malaysia dalam industri film kawasan.

Selain itu, Hsu merupakan pendiri sekaligus ketua Malaysia-China Film Exchange Festival. Festival yang baru saja menyelesaikan penyelenggaraan edisi ketiganya itu terus menjadikan film sebagai jembatan pertukaran budaya serta mempererat kerja sama industri perfilman antara Malaysia dan Tiongkok. Ajang tersebut juga menjadi wadah bagi sineas, pekerja kreatif, dan institusi terkait untuk berbagi pengalaman dan membangun kemitraan baru.

Mengenai penghargaan yang diterimanya, Hsu menegaskan bahwa pengakuan tersebut bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi kemajuan industri film Malaysia.

Sejak mendirikan Le Vision Pictures bersama mitranya pada 2016, perusahaan tersebut telah memproduksi dan mendistribusikan lebih dari 30 film dari berbagai genre dan bahasa, serta menjalin kerja sama jangka panjang dengan rumah produksi di berbagai negara dan wilayah Asia-Pasifik untuk terus memperluas kolaborasi perfilman lintas negara.

接著讀