2026年9月10日

Trump Ungkap Serangan Rudal Iran: “Mereka Tanya, Jam 1 Dini Hari Boleh Tidak? Saya Bilang, Silakan”

Dalam KTT NATO di Den Haag pada 25 Juni, mantan Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Iran memberi pemberitahuan kepada pihak AS sebelum meluncurkan rudal ke pangkalan militer di Qatar, bahkan sempat “berunding soal waktu.” Ia menyebut tindakan Iran itu sebagai “sangat bersahabat” dan menekankan bahwa semua rudal berhasil dicegat tanpa korban jiwa. Pernyataan ini menarik perhatian luas dan menyoroti kompleksitas hubungan AS-Iran yang penuh kontradiksi.

“Kami Akan Menembakkan Rudal—Jam 1 Dini Hari Boleh?”
Dalam konferensi pers NATO, Trump membeberkan bahwa Iran telah menghubungi AS sebelum menyerang Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada 23 Juni. “Mereka bilang, ‘Kami akan menembakkan rudal, jam 1 pagi boleh tidak?’ Saya bilang, tidak masalah,” ujar Trump. Pasukan AS kemudian dievakuasi terlebih dahulu, dan seluruh rudal berhasil dicegat.

Trump menyebutkan tidak ada korban dalam insiden ini, dan memuji Iran atas pemberitahuan sebelumnya: “Mereka sangat bersahabat. Mereka memberi kami peringatan.”

Respons “Setimpal dan Terkalkulasi” dari Iran
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan serangan itu sebagai balasan atas serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. Jumlah rudal disesuaikan dengan jumlah bom yang digunakan AS, dan area sasaran dipilih jauh dari wilayah sipil Qatar sebagai bentuk kehati-hatian diplomatik.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran juga menyatakan bahwa aksi ini adalah respons terbatas dan menegaskan kembali hubungan bersahabat dengan Qatar. Di luar aspek militer, langkah ini menunjukkan strategi kehati-hatian dan pengendalian pesan dari Iran.

Pernyataan Trump Kembali Menimbulkan Kontroversi
Meski Trump mengatakan konflik antara Iran dan Israel “sudah berakhir,” ia juga memperingatkan bahwa konflik bisa “pecah lagi dalam waktu dekat.” Ia menambahkan bahwa ia tidak percaya Iran akan menghidupkan kembali program nuklirnya. Ucapan yang saling bertolak belakang ini mencerminkan gaya komunikasi khas Trump dan ketidakpastian geopolitik saat ini.

接著讀