Menang Start di 2026: Kunci Tiga Hotspot Investasi
(Kuala Lumpur, 30 Desember) Meski pasar saham Malaysia bergerak fluktuatif sepanjang setahun terakhi...
(Kuala Lumpur, 30 Desember) Meski pasar saham Malaysia bergerak fluktuatif sepanjang setahun terakhir, analis menilai peluang investasi tetap terbuka bagi investor yang memiliki arah strategi yang jelas, khususnya dengan menyoroti pertumbuhan di wilayah selatan, utara, dan Malaysia Timur.
Analis Riset Senior iFAST Capital, Chua Chuan Hin, mengatakan bahwa kepemilikan asing di pasar saham Malaysia saat ini telah turun ke level terendah dalam sejarah, sehingga ruang penurunan pasar dinilai relatif terbatas.
Ia menambahkan bahwa dengan kemungkinan Federal Reserve terus memangkas suku bunga tahun depan, arus dana global diperkirakan kembali mengalir ke pasar negara berkembang, termasuk Malaysia sebagai salah satu penerima manfaat utama.
“Di dalam negeri, terdapat sejumlah faktor pendukung. Penyesuaian gaji tahap kedua bagi pegawai negeri akan mulai berlaku pada 1 Januari mendatang, memperkuat daya beli masyarakat seiring kenaikan upah minimum sebelumnya. Selain itu, pemerintah juga aktif mendorong program Visit Malaysia 2026 untuk menarik lebih banyak wisatawan.”
Chua juga menyoroti rencana pemerintah menyalurkan bantuan tunai tambahan pada awal tahun depan, serta kemungkinan penurunan suku bunga oleh Bank Negara Malaysia, yang diperkirakan akan semakin meningkatkan daya beli konsumen.
Peluang dari Pengembangan Wilayah
Dari sisi investasi, Chua menyarankan investor untuk fokus pada proyek-proyek pembangunan yang didorong pemerintah di kawasan ekonomi strategis, seperti Kawasan Ekonomi Khusus Johor–Singapura dan koridor teknologi di Malaysia Utara.
“Kawasan Ekonomi Khusus Johor–Singapura akan memberikan manfaat bagi berbagai sektor, termasuk konstruksi. Sementara itu, Kedah dan Penang merupakan pusat industri teknologi dan tujuan utama investasi asing. Intel baru-baru ini juga menyatakan akan terus memperluas operasinya di Malaysia, yang memperkuat prospek kawasan utara.”
Ia menambahkan bahwa Malaysia Timur juga patut diperhatikan, seiring upaya pemerintah mengembangkan sektor energi, termasuk energi terbarukan dan infrastruktur air.
Indeks Diproyeksi Menguat
Secara makro, penguatan nilai tukar ringgit terhadap dolar AS dinilai dapat mendorong konsumsi domestik, sekaligus menurunkan biaya impor dan meredakan tekanan biaya bagi sektor industri.
“Meski penguatan ringgit pada 2026 kemungkinan lebih moderat, kinerja kuat tahun ini telah membantu menyeimbangkan dampak perluasan cakupan pajak penjualan dan jasa (SST).”
Chua juga menilai saham perbankan masih menarik untuk dicermati. Walaupun penurunan suku bunga dapat menekan margin bunga bersih, meningkatnya permintaan pinjaman dari sektor korporasi menjadi faktor penopang.
Secara keseluruhan, dengan dukungan konsumsi domestik yang solid dan potensi kembalinya dana asing, Chua memperkirakan indeks acuan FTSE Bursa Malaysia KLCI (FTSE Bursa Malaysia KLCI)berpeluang menguat ke kisaran 1.700–1.730 poin, atau sekitar 10% di atas level saat ini
Media AS Peringatkan: Setelah Sukses Kilat Awal, Israel Terancam Perang Tanpa Akhir
Setelah melancarkan serangan besar ke Iran, Israel sempat unggul secara militer. Namun CNN memperingatkan, tanpa strategi keluar yang jelas dan dukungan militer penuh dari AS, Israel berisiko terjerumus ke konflik berkepanjangan—mirip dengan perang yang masih berlangsung di Gaza.
Dilema Alonso: Duet €350 Juta Tak Bisa Hidup Berdampingan—Data Bongkar “Tolakan” Mbappé & Vinícius di Lapangan
Setelah musim penuh gejolak, pelatih Real Madrid Xabi Alonso menghadapi pilihan sulit: bisakah dua penyerang senilai €350 juta—Kylian Mbappé dan Vinícius Júnior—bermain bersama? Media AS mengungkap hubungan dingin mereka di lapangan dan “tolakan” satu sama lain, memaksa Madrid memilih salah satu.
Harga BNB Turun ke $752, Sinyal Teknis Campuran Tapi Tren Naik Jangka Panjang Tetap Kuat
Setelah mencapai harga tertinggi sepanjang masa di $858 pada akhir Juli, Binance Coin (BNB) kini ter...
Nilai Perusahaan Bukan Sekadar Retorika: Deli Group & CEO Minta Maaf soal Kasus PHK Karena “Pincang” — Tapi Ini Mungkin Bukan Kasus Tunggal
Sebuah unggahan netizen pada 29 September membuat Deli Group—raksasa alat tulis kantor—terseret ke p...
Chaeyoung dari TWICE Hentikan Semua Kegiatan Karena Masalah Kesihatan, Istirahat Hingga Akhir Tahun
Agensi TWICE, JYP Entertainment, tiba-tiba mengumumkan pada tanggal 20 bahwa Chaeyoung sedang mengal...
Li Guoqing Menginvestasikan RMB 50 Juta untuk Mendirikan Yayasan Amal
Tadi malam, pendiri Dangdang, Li Guoqing, mengumumkan akan memimpin langsung pendirian sebuah yayasa...
Menantang pasar dengan penerbitan obligasi langka bertenor 100 tahun, mampukah Alphabet menghimpun dana sesuai rencana?
(Mountain View, 10 Februari) — Untuk menghadapi persaingan AI yang makin sengit dan kebutuhan modal ...
€75 Juta! Arsenal Bidik Anthony Gordon Setelah Performa Mengesankan di Liga Champions
Musim panas ini, Anthony Gordon diprediksi akan menjadi salah satu nama terpanas di bursa transfer. ...
Gillian Chung berseloroh “bahkan bernapas pun bisa bikin gemuk”, bagikan cara jitu mengatasi ngidam
(Hong Kong, 22) Artis Gillian Chung kerap menjadi perhatian karena perubahan berat badannya yang nai...
Carman Lee dan Teresa Cheung Diterpa Kontroversi Live Commerce—Asal Produk Terbukti Palsu, Minta Maaf dan Janjikan Refund Penuh
(Hong Kong, 3 April) Merek suplemen kesehatan “Youthit” yang dipromosikan melalui siaran langsung ol...
Manchester United F.C. mendapat saran transfer yang cukup kontroversial setelah FC Bayern Munich dikabarkan membuka kemungkinan penjualan pemain. Usulan untuk mendatangkan Harry Kane dinilai terlalu berisiko, bahkan disebut “bodoh”, sehingga memicu perdebatan luas.
Setelah Bayern Munich membuka kemungkinan menjual Harry Kane, spekulasi transfer kembali memanas. Ba...
Skandal Lama Kakak Jisoo Kembali Disorot — Penghapusan Mendadak Laporan Media Korea Picu Kecurigaan Publik
(Seoul, 18 April) Kakak laki-laki dari anggota BLACKPINK, Jisoo, yaitu Kim Jun-hyung (transliterasi)...