2026年9月10日

Li Guoqing Menginvestasikan RMB 50 Juta untuk Mendirikan Yayasan Amal

Tadi malam, pendiri Dangdang, Li Guoqing, mengumumkan akan memimpin langsung pendirian sebuah yayasa...

Tadi malam, pendiri Dangdang, Li Guoqing, mengumumkan akan memimpin langsung pendirian sebuah yayasan公益 (filantropi) dengan pendanaan awal sebesar RMB 50 juta dari dana pribadinya.

Ia menjelaskan bahwa setelah sebelumnya menyumbangkan RMB 1 juta kepada Yanran Angel Children’s Hospital, dirinya menerima hampir seribu pesan pribadi yang berisi permohonan bantuan. Mayoritas pesan tersebut datang dari keluarga yang anaknya menderita penyakit berat, namun tidak mampu menanggung porsi biaya pengobatan yang harus dibayar sendiri.

Menanggapi hal itu, Li Guoqing mengatakan bahwa pesan-pesan tersebut menjadi dorongan sekaligus pengingat kuat baginya. Ia berharap dapat menggalang total dana hingga RMB 500 juta untuk membentuk sebuah dana sosial yang secara khusus membantu menutup biaya perawatan penyakit berat bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

Li juga mengakui bahwa mengelola yayasan filantropi—terutama jika ingin memperoleh dukungan dari pengusaha lain maupun masyarakat luas—bukanlah hal yang mudah, dan risikonya tidak kecil. Namun, ia menegaskan bahwa niat ini bukan keputusan mendadak. Menurutnya, rencana tersebut sudah ia tunda selama lima tahun. Ia menambahkan, yayasan ini ditargetkan mulai berjalan secara resmi pada bulan Juni, dan ia akan meluangkan setengah dari waktunya untuk menjalankan misi baru di paruh kedua hidupnya.

Ia menekankan bahwa prinsip keadilan, transparansi, dan dampak nyata akan menjadi fondasi utama yayasan. Li berkomitmen menerapkan disiplin organisasi serta efisiensi yang ia pelajari dari dunia bisnis ke dalam pengelolaan yayasan, agar para donatur mendapatkan pertanggungjawaban yang jelas dan para penerima manfaat benar-benar merasakan nilai yang nyata.

Selain itu, ia juga menyampaikan komitmen pribadi: ia akan mencurahkan setengah waktunya untuk kegiatan filantropi tanpa mengambil gaji, dan tidak akan gentar menghadapi kritik. Bahkan jika ia mendapatkan kecaman, ia menyatakan tetap tidak akan mundur.

“Saya berani memikul tanggung jawab,” kata Li. “Kalau bukan saya yang melangkah, lalu siapa?”

接著讀