2026年9月10日

Influencer Top ‘Lao Ge dari Taiyuan’ Didenda 5,6 Juta Yuan, Netizen: Hanya Goresan Ringan!

Sebuah denda sebesar 5,6 juta yuan membuat influencer papan atas “Lao Ge dari Taiyuan”, yang memilik...

Sebuah denda sebesar 5,6 juta yuan membuat influencer papan atas “Lao Ge dari Taiyuan”, yang memiliki lebih dari 90 juta pengikut, kembali menjadi sorotan publik dengan cara yang jauh dari menguntungkan.

Menurut laporan tanggal 28 November, Badan Pengawas Pasar Provinsi Shanxi mengumumkan dalam konferensi pers khusus bahwa cabang Taiyuan telah mengeluarkan denda besar pada bulan Agustus tahun ini terhadap Shanxi Lao Ge Trading Co., Ltd., perusahaan yang terkait dengan sang influencer. Hasil investigasi menunjukkan bahwa antara September 2023 hingga Maret 2025, selama satu setengah tahun berkarier sebagai host livestream dengan traffic tertinggi, Lao Ge melakukan iklan palsu dan manipulasi harga terhadap lebih dari 30 produk, termasuk ultrasonic gun dan bile bear powder, sehingga akhirnya dikenakan denda sebesar 5,6 juta yuan.

Berita ini segera menghebohkan jagat internet Tiongkok. Namun, banyak netizen bereaksi dengan skeptis, menyebut denda tersebut “terlalu ringan!” Kolom komentar dipenuhi dengan ungkapan seperti “tidak menohok sama sekali” hingga “sebaiknya akun ini diblokir permanen.” Beberapa pengguna dengan tajam menyoroti bahwa 5,6 juta yuan mungkin hanya setara dengan penghasilan Lao Ge dalam satu livestream, bahkan menyinggung catatan hadiah virtual harian yang bisa mencapai 50 juta yuan sebagai perbandingan. Seorang komentator menegaskan secara lugas: “Terlihat seperti iklan palsu, tapi sebenarnya ini penipuan.”

Meski begitu, denda 5,6 juta yuan mungkin hanya bagian kecil dari harga yang harus dibayar Lao Ge. Laporan resmi mengindikasikan adanya risiko lebih besar dalam model bisnisnya: dari memalsukan efektivitas produk, memainkan harga, hingga menjalankan bisnis yang nyaris menyentuh batas hukum terkait perjudian atau kriminal. Hasil investigasi pidana yang sedang berlangsung kemungkinan besar akan menjadi penentu utama nasib akhir sang influencer.

Kejatuhan Lao Ge dari puncak popularitas bukanlah kebetulan. Kasus ini menyingkap masalah sistemik dalam industri livestreaming: dalam ekosistem yang menempatkan traffic dan klik di atas segalanya, beberapa host papan atas memperlakukan livestreaming mereka seolah berada di luar hukum. Dengan mengumumkan denda ini secara publik, regulator mengirim sinyal kuat “hukum ditegakkan untuk reformasi.” Ke depan, penguatan audit platform dan pemeriksaan kepatuhan wajib bagi host yang melanggar bisa menjadi praktik standar baru.

Singkatnya, kontroversi yang melibatkan salah satu influencer terbesar Tiongkok ini jauh melampaui sekadar denda. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi mereka yang mengejar keuntungan tanpa batas, sekaligus menguji ketegasan regulator dan iklim industri secara keseluruhan. Ketika traffic bertemu batas etika, pertanyaannya tetap: apakah cukup dengan teguran ringan atau perlu tindakan tegas? Semua mata kini tertuju—siapa yang akan menjadi “Lao Ge” berikutnya?

接著讀