2026年9月10日

Gagah dan Tak Terbendung! Wang Manyu Perpanjang 10 Kemenangan Beruntun atas Miwa Harimoto dan 38 Kemenangan Beruntun vs Jepang — Sun Yingsha: “Di Final, Saya Berada di Posisi Kurang Diunggulkan.”

Pada 8 Februari (waktu Beijing), semifinal tunggal putri Piala Asia Tenis Meja menghadirkan duel bes...

Pada 8 Februari (waktu Beijing), semifinal tunggal putri Piala Asia Tenis Meja menghadirkan duel besar. Wakil Tiongkok, Wang Manyu, sukses menaklukkan pemain Jepang, Miwa Harimoto, dengan skor 4-2 dan memastikan tiket ke final, di mana ia akan berhadapan dengan rekan satu timnya, Sun Yingsha.

Wang Manyu saat ini menempati peringkat dunia No. 2, sementara Harimoto berada di posisi No. 7. Menjelang laga, Harimoto tampil percaya diri dan menyatakan ambisinya untuk bisa mengalahkan pemain Tiongkok berperingkat tinggi. Ia juga datang dengan persiapan matang, terbukti dari start impresifnya saat merebut gim pertama 11-7.

Namun, Wang segera menunjukkan kualitasnya sebagai pilar utama tim nasional. Ia cepat melakukan penyesuaian, mengubah tempo dan pola permainan untuk membalas dengan kemenangan telak 11-3 di gim kedua. Gim ketiga berlangsung sangat ketat dan menjadi momen krusial, dengan reli panjang dan perebutan poin yang intens, sebelum akhirnya Wang menang tipis 14-12.

Harimoto tidak menyerah. Di gim keempat, ia kembali menampilkan permainan berani dan agresif untuk menang 11-8, membuat skor gim menjadi imbang 2-2 dan memaksa pertandingan memasuki fase paling menegangkan.

Di saat tekanan meningkat, pengalaman dan stabilitas Wang berbicara. Ia mengamankan dua gim berikutnya dengan skor identik 11-8, menutup pertandingan dengan kemenangan 4-2 dan memastikan pertemuan puncak sesama pemain Tiongkok melawan Sun Yingsha.

Kemenangan ini juga mempertegas rekor luar biasa Wang menghadapi lawan Jepang. Sepanjang kariernya, ia kini mencatatkan 10 kemenangan dari 10 pertemuan melawan Miwa Harimoto, sekaligus memperpanjang catatan 38 kemenangan beruntun atas pemain Jepang dalam tujuh tahun terakhir—sebuah konsistensi yang benar-benar mencerminkan kelas dunia.

Dengan lolosnya Wang dan Sun, Tiongkok pun resmi memastikan medali emas dan perak tunggal putri Piala Asia sudah berada di tangan. Wang hanya tinggal selangkah lagi untuk mempertahankan gelarnya, sementara Sun juga tinggal satu kemenangan lagi untuk meraih gelar juara tunggal putri Piala Asia.

Sun Yingsha mengakui tantangan besar di final, bahkan menyebut dirinya berada di posisi kurang diunggulkan jika harus menghadapi Wang. Meski begitu, duel antara peringkat dunia No. 1 dan No. 2 pada dasarnya sangat berimbang—dan penentu akhirnya kemungkinan besar akan bergantung pada performa di hari pertandingan, ketenangan, serta eksekusi pada poin-poin penting.

接著讀