2026年9月10日

Harimoto Terpuruk Usai Enam Gim Beruntun Kalah, Lawan Tunjukkan Sportivitas dengan Menghibur

Pada 6 Desember malam, pertandingan terakhir fase kedua ITTF Mixed Team World Cup mempertemukan Jepa...

Pada 6 Desember malam, pertandingan terakhir fase kedua ITTF Mixed Team World Cup mempertemukan Jepang dan Prancis dalam laga penuh tekanan. Dalam pertandingan krusial tersebut, Tomokazu Harimoto mengalami enam gim kekalahan beruntun, yang menjadi faktor utama kekalahan tipis Jepang dengan skor 7–8. Usai laga, suasana emosional menyelimuti Harimoto hingga sejumlah pemain Prancis, termasuk Gauzy, dengan sigap memberikan penghiburan.

Secara keseluruhan, performa Jepang pada hari itu memang kurang memuaskan. Mereka lebih dulu menelan kekalahan dari Tiongkok, lalu kembali tumbang secara mengejutkan dari Prancis. Hasil melawan Prancis terasa paling menyakitkan, karena Jepang sebenarnya sudah unggul jauh 5–1 setelah dua pertandingan awal, dengan momentum yang sepenuhnya berada di tangan mereka.

Namun situasi berubah drastis ketika Harimoto turun di nomor tunggal putra dan ganda putra. Ia kehilangan enam gim berturut-turut, semuanya berakhir dengan skor 0–3, yang membuat Jepang kehilangan keunggulan. Kekalahan tersebut sangat memukul mentalnya. Seusai lima pertandingan, saat kedua tim bersalaman di lapangan, raut kekecewaan Harimoto terlihat jelas ketika menyapa para pemain Prancis.

Melihat kondisi Harimoto yang terpuruk, Gauzy secara khusus menghentikan langkahnya, berbincang sejenak dengannya, memberi kata-kata penguatan, dan bahkan menepuk kepala Harimoto sebagai bentuk dukungan. Sikap sportif ini langsung mengubah suasana, Harimoto pun tersenyum kembali, menciptakan salah satu momen paling mengharukan di pertandingan tersebut.

Setelah laga berakhir, foto momen Gauzy menghibur Harimoto dengan cepat viral di media sosial. Seorang warganet menuliskan, “Apa yang dipikirkan Gauzy saat itu?” Tak lama kemudian, Gauzy memberikan balasan langsung di kolom komentar, “Saya rasa hari ini kita semua merasa sedih untuk Harimoto. Melihat apa yang ia alami sungguh membuat hati terasa berat.”

Dalam wawancaranya dengan media Jepang, Harimoto menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para penggemar. “Saya gagal menyumbangkan kemenangan dan justru membuat tim berada dalam posisi sulit. Bukan hanya kalah di tunggal, di ganda pun saya memberi dampak negatif kepada rekan setim. Saya benar-benar melakukan introspeksi. Pada akhirnya, ini adalah soal kekurangan saya sendiri,” ujarnya dengan penuh kejujuran.

接著讀

Kejutan! Botafogo Tundukkan PSG 1-0, Catat Dua Kemenangan dan Puncaki Grup Piala Dunia Antarklub

Dalam kejutan di Grup B Piala Dunia Antarklub, Botafogo asal Brasil mengalahkan juara Liga Champions Eropa Paris Saint-Germain dengan skor tipis 1-0. Meski PSG mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, mereka gagal mencetak gol dan menelan kekalahan pertama. Dengan dua kemenangan, Botafogo kini memimpin klasemen sementara dengan 6 poin namun belum sepenuhnya aman lolos ke babak berikutnya.

447 天前