2026年9月10日

Piala Dunia Wanita Akan Diperluas Menjadi 48 Tim Mulai 2031

FIFA telah mengumumkan bahwa Piala Dunia Wanita akan diperluas dari 32 menjadi 48 tim mulai edisi tahun 2031.

Dewan FIFA menyetujui perubahan ini secara bulat, dan edisi pertama yang akan menggunakan format baru ini adalah Piala Dunia 2035 yang akan diselenggarakan di Inggris Raya.

Dengan jumlah tim bertambah, turnamen akan mengadopsi format 12 grup dan jumlah pertandingan meningkat dari 64 menjadi 104 laga, serta durasi turnamen akan diperpanjang sekitar satu minggu.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan perubahan ini bertujuan agar lebih banyak negara mendapat kesempatan untuk "mengembangkan struktur sepak bola wanita mereka."

Ia menambahkan: “Keputusan ini memastikan momentum pertumbuhan sepak bola wanita secara global terus terjaga.”

Timnas Wanita Inggris mencapai final Piala Dunia 2023 di Australia dan Selandia Baru sebelum kalah dari Spanyol. Mereka bersama Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara akan berpeluang tampil di kandang sendiri pada 2035.

Sejak Piala Dunia Wanita pertama digelar pada 1991, belum ada negara dari Britania Raya yang berhasil mengangkat trofi.


🤝 FIFPro: Perlu Peningkatan Kondisi Kerja

Serikat pemain sepak bola profesional dunia, FIFPro, menyambut baik ekspansi ini “secara prinsip”, namun menuntut agar perbaikan dalam kondisi kerja pemain wanita juga dilakukan.

FIFPro menyatakan:

“Perluasan ini mencerminkan pertumbuhan sepak bola wanita secara global, namun dukungan para pemain harus didasarkan pada pengambilan keputusan yang inklusif dan perencanaan kolaboratif yang menghormati semua pemangku kepentingan.”

“Pengembangan sepak bola wanita harus diiringi dengan peningkatan kondisi kerja, pengembangan pemain, dan pembangunan dari level bawah piramida.”

“Itulah satu-satunya jalan menuju keberlanjutan dan kemajuan yang sejati.”


🇦🇫 Tim Pengungsi Wanita Afghanistan Diresmikan

FIFA juga menyetujui pembentukan tim wanita pengungsi Afghanistan, yang disebut oleh Infantino sebagai momen “bersejarah”.

Tim ini terdiri dari pemain wanita Afghanistan yang telah memperoleh status pengungsi di luar negeri dan akan bertanding di bawah pengawasan FIFA.

Fase awal program ini berlangsung selama satu tahun. Setelahnya, FIFA akan mengevaluasi kelayakan jangka panjangnya.

Sejak Taliban kembali berkuasa, olahraga wanita dilarang di Afghanistan dan federasi sepak bola Afghanistan tidak lagi mengakui tim wanita mereka. Pertandingan resmi terakhir mereka terjadi pada 2018.

接著讀