2026年9月10日

Setelah Nano Banana Meledak, Model Kode Misterius “Carrot” Resmi Muncul di Panggung

Nama boleh sederhana, tapi kemampuan model ini sama sekali tidak biasa.Dulu, setiap kali sebuah mode...

Nama boleh sederhana, tapi kemampuan model ini sama sekali tidak biasa.
Dulu, setiap kali sebuah model AI baru diluncurkan, para pengembang akan memeras otak untuk menemukan nama yang unik, terdengar keren, dan tidak bentrok dengan yang lain. Kadang, nama yang terlalu mencolok malah membuat modelnya sendiri tenggelam — orang belum sempat tahu fungsinya, namanya sudah viral duluan.

Sekarang, kreativitas semakin liar, apalagi untuk model misterius yang belum resmi dirilis. Hewan, buah, semua bisa jadi inspirasi nama. Tren ini dimulai oleh OpenAI lewat “Strawberry”, ketika Sam Altman hanya mengunggah gambar stroberi dan langsung memicu kehebohan warganet.

Setelah itu, tren ini makin meluas — seperti model rahasia “red_panda” milik startup AI Recraft, dan “Nano Banana” dari Google yang baru-baru ini meledak. Nama-nama lucu ini benar-benar membawa model AI ke level popularitas baru. Lihat saja Nano Banana, yang sebenarnya bernama resmi “Gemini 2.5 Flash”, tapi orang jauh lebih suka menyebutnya dengan julukan buahnya.

Sekarang, hadir lagi pendatang baru: “Carrot” (Wortel) — model misterius dengan kemampuan coding luar biasa. Sepertinya tren nama mulai bergeser dari buah ke sayuran, tapi jangan tertipu oleh namanya yang santai — performanya sangat mengesankan.

Carrot berasal dari Anycoder, sebuah platform yang fokus pada pemrograman berbantuan AI. Di panel pemilihan model Anycoder, Carrot muncul bersama deretan nama besar seperti DeepSeek V3, Gemini 2.5 Pro, Grok-4, dan GPT-5.

Pengujian awal menunjukkan kemampuannya yang luar biasa, misalnya:

  • Membuat game kelinci menghindari wortel, di mana wortel dijadikan peluru yang memburu kelinci secara lucu dan seru.
  • Membangun taman pagoda berbasis voxel dengan desain yang rumit.
  • Menghasilkan animasi super partikel yang memukau di P5.js.
  • Menggerakkan chatbot “gemma-3-270m” lewat transformer.js yang mampu menjawab berbagai pertanyaan dengan cepat dan akurat.

Kecanggihan ini memicu rasa penasaran soal asal-usulnya. Ada yang menduga ini buatan Google, mengingat mereka baru saja merilis model gambar Nano Banana, jadi meluncurkan model khusus coding bukan hal mustahil. Ada juga yang menebak ini milik Kimi dari Moonshot AI, tapi kemungkinan kecil karena Kimi K2 baru saja rilis resmi dengan kemampuan coding lebih kuat. Beberapa lainnya berspekulasi ini bagian dari seri Qwen3 milik Alibaba.

Hingga kini, identitas asli Carrot masih misteri. Namun satu hal jelas: di era AI, nama unik bisa menarik perhatian, tapi yang benar-benar memikat adalah kekuatan kemampuannya.

接著讀

Naik 13 Kali Lipat dalam Setahun: Kotak Misteri Pop Mart Terjual Rp2,4 Miliar, Kenapa Bisa Sebegitu Populer?

IP mainan misteri Pop Mart, LABUBU, baru saja dilelang seharga 1,08 juta yuan, memecahkan rekor di dunia koleksi. Edisi terbatas “satu-satunya di dunia” ini, ditambah dengan budaya konsumsi emosional anak muda dan kekuatan komunitas penggemar, mendorong popularitas Pop Mart. Dalam satu tahun, harga sahamnya melonjak 13 kali lipat, dan pendirinya, Wang Ning, kini masuk daftar 10 orang terkaya di Tiongkok serta menjadi orang terkaya di Provinsi Henan.

451 天前