2026年9月10日

Lee Chong Wei: Malaysia Masih Kekurangan Pemain Tunggal Putra yang Ideal

(Penang, 23) Legenda bulutangkis Malaysia, Datuk Seri Lee Chong Wei, mengungkapkan bahwa Malaysia sa...

(Penang, 23) Legenda bulutangkis Malaysia, Datuk Seri Lee Chong Wei, mengungkapkan bahwa Malaysia saat ini masih belum memiliki pemain tunggal putra yang benar-benar ideal untuk kembali bersaing di jajaran 10 besar dunia.

Ia menjelaskan bahwa membina seorang pemain kelas dunia memerlukan waktu panjang, minimal satu siklus Olimpiade (4 tahun), bahkan bisa mencapai 8 tahun. “Proses ini tidak bisa dipercepat. Harus sabar,” ujarnya.

Lee menyebut pelatih kepala tunggal putra Malaysia, Kenneth Jonassen dari Denmark, baru menjabat sekitar 11 bulan, sehingga perlu diberi waktu lebih banyak untuk mencari dan mengembangkan pemain-pemain muda.

Ia menambahkan bahwa Malaysia menunjukkan perkembangan baik di sektor ganda putra dan ganda campuran, tetapi tunggal putra masih membutuhkan waktu untuk melihat hasil yang nyata.

Sebagai duta perayaan 100 tahun Asosiasi Bulutangkis Penang, Lee mengatakan banyak pemain muda Malaysia memiliki bakat, namun sebagian kurang disiplin dan usaha sehingga tidak mampu memaksimalkan potensi.

“Bulutangkis adalah olahraga yang sangat teknis. Untuk sukses, bakat dan kerja keras harus berjalan bersama. Apa pun profesinya, disiplin selalu menjadi hal utama.”

Ia juga mengakui bahwa popularitas pickleball di kalangan anak muda belakangan ini dapat berdampak pada perkembangan bulutangkis. “Pickleball lebih mirip tenis. Banyak anak muda beralih ke olahraga itu, dan tren ini bisa memengaruhi bulutangkis.”

Meski begitu, Lee menegaskan bahwa dirinya sebagai bagian dari generasi lama bulutangkis akan terus mendukung perkembangan olahraga tersebut.

接著讀