2026年9月10日

Dilraba terlihat sangat cantik di drama barunya!

Kecantikan Dilraba Dilmurat selalu menjadi topik yang menarik.Di karpet merah, ia seperti “dewi”—nam...

Kecantikan Dilraba Dilmurat selalu menjadi topik yang menarik.
Di karpet merah, ia seperti “dewi”—namun di banyak drama, pesonanya terasa berkurang.
Entah mengapa, kecantikan yang semua orang lihat dalam acara publik tidak sepenuhnya muncul di layar.

Sampai akhirnya muncul drama “Xiao Qi Qing Rang”,
yang akhirnya memberi Dilraba sebuah karya estetika sejati.
Perannya sebagai Nie Jiuluo benar-benar memperlihatkan kecantikannya yang luar biasa.

Bukan hanya riasan dan kostum yang dipikirkan matang-matang,
bahkan ada adegan slow motion ketika ia melepas rambut, seperti iklan sampo.
Tidak ada makna tersembunyi—sang sutradara hanya ingin penonton melihat betapa cantiknya dia.

Menurut saya, itu adalah hal yang bagus.
Apa pun yang menyenangkan mata penonton, tidak masalah meski terlihat sengaja.


Tentang Dramanya

Drama ini diadaptasi dari novel Wei Yu.
Sejak suksesnya Si Teng, karya-karya Wei Yu terus diangkat menjadi drama.

Meski semua tokohnya cantik, setiap sutradara memiliki selera visual berbeda:

  • Si Teng dan Xiao Qi Qing Rang sama-sama berhasil menampilkan kecantikan luar biasa
  • West Out of Yumen bergantung pada pesona alami Ni Ni
  • Seven Strings malah membuat Liu Haocun terlihat kurang menarik

Cerita-cerita Wei Yu pun sering mengikuti pola yang sama:

  • Heroine kuat dan ahli bertarung
  • Tokoh pria penuh misteri
  • Awalnya saling bertentangan
  • Lalu bekerja sama dan jatuh cinta
  • Diakhiri kebersamaan

Meski formula lama, setiap cerita memiliki konsep fantasi unik.


Inti cerita bukanlah “monster”, tetapi “manusia”

Dunia drama ini memiliki makhluk penghisap darah bernama “Xiao”,
dan pemburunya disebut Pemburu Nanshan, terbagi menjadi:

  • Klan Cambuk – pengendali
  • Klan Anjing – pelacak
  • Klan Pedang – pejuang

Nie Jiuluo adalah pewaris Klan Pedang.

Meski tampak seperti cerita aksi, bagian pertarungan hanyalah lapisan luar.
Wujud monster pun sangat sederhana, tidak dibuat sebagai daya tarik utama.

Yang benar-benar penting adalah emosi dan konflik batin para tokoh.


Kedalaman karakter Nie Jiuluo

Sejak kecil ia kehilangan keluarga, kebebasan, dan masa kanak-kanak karena identitas sebagai pemburu.
Ia dibesarkan oleh organisasi yang ia benci sekaligus butuhkan.

Ia ingin keluar, tetapi hatinya selalu tertarik kembali oleh rasa tanggung jawab.
Karya seni pahatnya menggambarkan “kelahiran baru”—berlawanan dengan tugasnya yang penuh “kehancuran”.

Konflik inilah yang membuat karakternya begitu menarik.


Sisi gelap organisasi Nanshan

Generasi muda pemburu bahkan tidak pernah melihat Xiao.
Namun mereka berlatih mati-matian, sampai rela mengorbankan kesehatan.

Hal ini membuat organisasi tampak seperti kelompok indoktrinasi.
Orang mungkin bertanya:

Bagaimana jika sebenarnya Xiao tidak pernah ada?

Untungnya, dalam cerita, makhluk itu memang nyata—jika tidak, ceritanya jauh lebih menyeramkan.


Tokoh pria vs tokoh wanita

Konflik batin tokoh pria jauh lebih ringan.
Sejak ia menemukan buku harian ibunya, ia tahu hidupnya dibangun atas kebohongan.
Ia lebih seperti pendukung bagi perjalanan batin Nie Jiuluo.

Pada akhirnya, Xiao Qi Qing Rang adalah drama tentang wanita yang melawan takdirnya.

Pedang Nie Jiuluo bukan hanya membunuh Xiao—
tetapi juga memutus rantai yang mengikat hidupnya.

接著讀