2026年9月10日

Menangis Saat Mundur! Hari ke-10 Tantangan Bertahan Hidup di Alam Liar Kembali Memakan Korban—Dua Peserta Hanya Bawa Pulang 2.000 Yuan, 8 Peserta Masih Rebutkan Hadiah Utama 200.000

Pada 3 Desember, final Tantangan Bertahan Hidup di Pegunungan Qixing, Zhangjiajie memasuki hari ke-1...

Pada 3 Desember, final Tantangan Bertahan Hidup di Pegunungan Qixing, Zhangjiajie memasuki hari ke-10. Drama besar kembali terjadi—dua peserta favorit, Wencheche dan Linbei, memutuskan untuk mundur di hari yang sama.

Awalnya ada 14 peserta yang lolos ke final, namun perjalanan berlangsung penuh kejutan:

  • “Tabib Tua” didiskualifikasi karena ketahuan menyembunyikan tali tipis dalam insole sepatu.
  • “Jiandi” dan “Kanghaiwan” mundur karena masalah kesehatan.
  • Kemarin, “Kakak Luka Bakar” terpaksa menyerah akibat gangguan pencernaan dan kini dirawat di rumah sakit.

Hari ini, dua nama populer kembali menambah daftar mundur:

Wencheche, peserta asal Baoji, Shaanxi, dijuluki “pria tertampan di alam liar”. Ia mengaku tujuan pribadinya sudah tercapai namun kondisi badannya menurun—diare dan detak jantung rendah membuatnya tak bisa melanjutkan. Ia dengan haru berkata betapa ia merindukan kampung halaman: mie minyak pedas khas ibunya, sup domba, mie blade-cut, serta istri dan anak-anaknya yang menunggu di rumah.

Linbei, mahasiswa 25 tahun dan peserta termuda di final, yang sempat viral karena menyatakan cinta pada kekasihnya selama lomba, juga mundur sambil menangis di hari ke-10.

Mengapa hari ke-10 begitu penting?
Berdasarkan aturan final:

  • Peserta mendapatkan 2.000 yuan setiap berhasil menyelesaikan periode 10 hari.
  • Jika bertahan penuh tanpa eliminasi, hadiah dapat dilipatgandakan.
  • Jika gagal atau menyerah dalam periode tersebut, mereka hanya mendapatkan 2.000 yuan dasar.

Akhirnya, kedua peserta hanya membawa pulang 2.000 yuan.

Kini, tersisa 8 peserta yang masih berjuang di alam liar, berebut hadiah utama 200.000 yuan. Tantangan ini terbukti jauh lebih brutal dari yang dibayangkan.

接著讀