Akhirnya Tiba! Motorhome Pertama Xiaomi Hadir Setelah Empat Tahun Penantian
Penjualan mobil Xiaomi tahun ini bukan sekadar bisa disebut stabil, tetapi benar-benar melampaui eks...
Penjualan mobil Xiaomi tahun ini bukan sekadar bisa disebut stabil, tetapi benar-benar melampaui ekspektasi pasar. Berdasarkan data resmi dari Xiaomi Auto, sejak 3 April 2024, total pengiriman mobil Xiaomi telah menembus angka lebih dari 500.000 unit. Capaian ini sekaligus memecahkan rekor dunia sebagai produsen kendaraan energi baru tercepat yang mencapai tonggak 500.000 unit.
Jika menengok kembali ke Xiaomi SU7 dan YU7, mudah terlihat bahwa keduanya tidak dirancang sebagai mobil “main aman” untuk pasar arus utama. Keduanya mengusung karakter sporty, siluet bergaya coupe, serta mengedepankan integrasi ekosistem “manusia–mobil–rumah”. Meski begitu, performa penjualannya tetap sangat kuat di pasar.
Menariknya, dari berbagai bocoran tepercaya, gelombang produk awal Xiaomi Auto ini ternyata belum sepenuhnya mengerahkan seluruh kekuatannya. Ke depan, masih ada beberapa model baru yang telah terungkap, mulai dari versi performa tinggi berfokus lintasan Xiaomi YU7 GT, kemudian SUV keluarga dengan sistem extended-range berukuran besar berkode “Kunlun” yang diperkirakan akan menggunakan nama Xiaomi YU9, hingga versi facelift terbaru Xiaomi SU7 yang dijadwalkan meluncur tahun depan.
Lini produk tersebut sudah terbilang sangat lengkap. Namun, itu rupanya belum menjadi akhir dari daftar mobil baru Xiaomi. Belakangan ini, muncul jejak samar di internet yang mengarah pada sesuatu yang jauh lebih ambisius: motorhome Xiaomi.
Apakah ini akan menjadi “motorhome pertama untuk anak muda” dari Xiaomi?
Di pasar kendaraan energi baru saat ini, semua pemain besar berlomba memperluas portofolio produknya. Namun jika melihat SU7 versi facelift dan YU9 yang bahkan belum meluncur, kabar bahwa Xiaomi juga tengah mengerjakan sebuah motorhome awalnya terdengar terlalu dini. Tidak heran jika banyak yang menganggapnya sekadar rumor ringan untuk hiburan.
Namun persepsi itu mulai berubah ketika akun media @上海汽車報 ikut membagikan bocoran tersebut. Mereka bahkan mengungkapkan bahwa sekitar setengah bulan sebelumnya, mereka juga mendengar kabar tentang proyek Xiaomi berkode “Man Island” dari salah satu pemasok besar. Dengan adanya verifikasi silang tersebut, keberadaan motorhome Xiaomi berkode “Man Island” terasa semakin masuk akal.
Mengikuti petunjuk ini, muncul bukti lain yang cukup kuat. Pada November 2025, Xiaomi memublikasikan sebuah paten berjudul “Rangka Meja dan Kendaraan”. Tujuan paten ini adalah mengintegrasikan sebuah meja praktis ke dalam ruang kabin yang terbatas, tanpa memakan terlalu banyak ruang.
Dari deskripsi paten, meja tersebut dalam posisi terlipat secara vertikal akan terlebih dahulu bergeser ke atas, lalu berputar hingga berada dalam posisi horizontal sehingga dapat digunakan untuk meletakkan barang. Saat disimpan kembali, meja ini hampir tidak memakan ruang ke samping.
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: kendaraan seperti apa yang membutuhkan sistem meja sebesar ini? Model seperti apa yang benar-benar memerlukan meja yang bisa dibuka kapan saja di dalam kabin?
Jawabannya jelas bukan Xiaomi SU7, bukan YU7, dan juga bukan YU9. Struktur seperti ini lebih cocok untuk kendaraan non-konvensional.
Jika kita sandingkan paten tersebut dengan bocoran spesifikasi “Man Island” yang menyebutkan baterai 95 kWh, jarak tempuh sekitar 600 km, empat motor listrik, suspensi aktif, lemari pakaian dan rak sepatu di dalam kabin, televisi 30 inci, atap yang bisa dinaikkan hingga penumpang bisa berdiri, serta area tidur di bagian atap, maka hampir tidak mungkin ini adalah kendaraan biasa. Ini sangat kuat mengarah pada sebuah motorhome yang dirancang khusus untuk kehidupan luar ruang dan perjalanan jarak jauh.
Sistem empat motor memungkinkan distribusi torsi yang sangat responsif. Suspensi aktif meningkatkan kenyamanan sekaligus kemampuan melewati medan berat. Sementara baterai besar 95 kWh dengan sistem extended-range secara langsung menjawab tantangan utama motorhome listrik: kecemasan terhadap jarak tempuh.
Namun ruang imajinasi terbesar justru berada di bagian interiornya.
Pada SU7 dan YU7, konsep ekosistem “manusia–mobil–rumah” Xiaomi masih berfokus pada konektivitas ponsel dengan mobil, kontrol suara untuk kendaraan, dan kendali jarak jauh terhadap perangkat rumah pintar. Motorhome berada di level yang berbeda. Ia bukan sekadar kendaraan, tetapi benar-benar rumah berjalan yang ideal untuk menampung satu ekosistem penuh perangkat Mi Home.
Secara teori, sebuah motorhome Xiaomi dapat keluar dari pabrik dengan paket lengkap perangkat pintar Xiaomi di dalamnya.
Perlu diingat, Xiaomi sebenarnya bukan sekali ini saja bereksperimen dengan konsep tersebut. Pada tahun 2021, Xiaomi pernah bekerja sama dengan produsen RV Ailvtou untuk menghadirkan sebuah motorhome rumah pintar dan memamerkannya dalam sebuah acara peluncuran. Menggunakan basis sasis Maxus V90C, interior kendaraan tersebut diisi penuh dengan perangkat Mi Home.
Di dalamnya terdapat kamar mandi, kamar tidur, dan dapur. Perangkat pintar yang digunakan juga sangat khas Xiaomi, mulai dari dispenser air Xiaomi, speaker layar sentuh Xiao Ai Pro 8, kompor induksi Mi, hingga pembersih udara.
Dalam demonstrasi yang dilakukan saat itu, Lei Jun masuk ke dalam motorhome, menggesek ponselnya, dan kendaraan otomatis masuk ke “mode pulang ke rumah”. Lampu menyala, tirai tertutup otomatis, dan Xiao Ai melaporkan suhu serta kelembapan ruangan. Setelah mandi, ia bahkan bisa langsung berbaring santai di kursi dan menonton film melalui proyektor Mi.
Bagi dunia motorhome tradisional, tingkat integrasi seperti ini benar-benar merupakan lompatan besar.
Namun karena kendaraan tersebut bukan buatan internal Xiaomi, ditambah spesifikasinya yang tidak terlalu tinggi serta harga yang relatif mahal, proyek tersebut tidak berlanjut ke produksi massal.
Kini, beberapa tahun telah berlalu. Xiaomi sudah memiliki platform mobil sendiri, ekosistem Mi Home yang jauh lebih matang, serta deretan perangkat yang siap terintegrasi langsung ke kendaraan. Jika di titik ini Xiaomi benar-benar meluncurkan motorhome yang bisa langsung ditinggali, itu bukan lagi sekadar demo teknologi, melainkan sebuah “Mi Home berjalan” dalam arti yang sesungguhnya.
Meski demikian, harus diakui bahwa pengalaman mengontrol rumah pintar melalui Xiao Ai atau panel kendali mobil saat ini masih memiliki keterbatasan. Sebagian besar masih bergantung pada perintah suara berbasis aturan yang cukup kaku. Sedikit salah ucap saja, sistem bisa gagal memahami maksud pengguna.
Kabar baiknya, Xiaomi telah menyiapkan solusi generasi berikutnya, yakni Xiaomi Miloco — sebuah konsep eksplorasi masa depan untuk smart home.
Secara sederhana, Miloco adalah otak rumah pintar berbasis large language model yang benar-benar mampu memahami bahasa manusia. Cukup dengan mengatakan, “Aku ingin tidur nyenyak malam ini,” sistem akan otomatis mengatur pencahayaan, AC, serta kebisingan lingkungan tanpa harus memberi instruksi satu per satu.
Miloco juga memanfaatkan kamera Mi Home sebagai “mata” yang mampu memahami lingkungan secara visual. Jika pengguna bertanya, “Kucingku di mana?”, sistem bisa mengenali lewat kamera dan memberitahu di ruangan mana hewan peliharaan tersebut berada.
Secara keseluruhan, Xiaomi Miloco terasa seperti “Jarvis versi rumah” — mampu memberi saran secara proaktif, memahami bahasa alami, dan mengeksekusi tugas secara mandiri.
Sekarang bayangkan jika teknologi ini, bersama satu set lengkap perangkat Mi Home, dipasang langsung dari pabrik ke dalam sebuah motorhome Xiaomi.
Dari sisi nilai, solusi seperti ini bahkan bisa terasa lebih masuk akal dibanding membeli apartemen tua bernilai jutaan di kota besar. Ditambah lagi, motorhome tersebut bisa dibawa ke mana saja, menarik perhatian siapa pun yang melihatnya, dan memberikan nilai emosional yang luar biasa.
Kita mungkin hanya melirik sekali ketika melihat mobil sport jutaan yuan melintas. Namun jika sebuah motorhome Xiaomi berhenti di depan mata, besar kemungkinan orang akan mendekat dan bertanya, “Boleh lihat ke dalam?”
Kini, jika kita mengingat kembali harapan seorang netizen beberapa tahun lalu dalam siaran langsung Lei Jun — “Saya ingin mengemudi motorhome berisi ekosistem Xiaomi dan berkeliling Tiongkok” — rasanya impian itu memang sedang menuju kenyataan.
Legenda “Xiaomi sebagai pembuat mimpi” tampaknya masih terus berlanjut.
Pemuda Kota Kecil Mengejar “Gelar Magister Instan”, Bertaruh Demi Tiket Lolos Ujian CPNS
Bagi sebagian orang, pendidikan adalah satu-satunya jalan pintas untuk mengubah nasib. Dalam keyakin...
Diterpa Rumor Cerai dan Menuntut Suami, Linda Chung Akui: “Pernikahan Kami Pernah Menghadapi Badai—Tidak Semua Orang Bisa Bertahan”
(Hong Kong, 15)Aktris Hong Kong Linda Chung telah menikah selama sepuluh tahun dengan Jeremy, seoran...
Perpindahan Nilai Pasar 500 Miliar Dolar: TPU vs GPU — Mungkinkah Google Mengakhiri Dominasi NVIDIA?
Pada November 2025, nilai pasar Google melonjak sekitar 530 miliar dolar AS, sementara NVIDIA kehila...
Yu Minhong Tanggapi Surat Terbuka Karyawan New Oriental: Instruksikan Investigasi dan Siap Dengarkan Aspirasi Karyawan
Dalam pernyataannya pada 6 Desember, Ketua Grup New Oriental, Yu Minhong, menegaskan bahwa isu terka...
Perang Chip AI Kian Memanas di Panggung Global
Bayangkan sebuah pusat data raksasa yang bermandikan cahaya, ibarat kota yang tak pernah tidur. Pulu...
OpenAI Siap Hadirkan Iklan di ChatGPT: Jawaban Tetap Apa Adanya, Data Pengguna Tidak Akan Dijual
IT Home melaporkan pada 1 Februari bahwa OpenAI sebelumnya telah mengonfirmasi sedang menguji fitur ...
Pasokan Mengetat, Biaya Naik; Raksasa Semikonduktor Jerman Umumkan Kenaikan Harga
(Munich, 6 Feb) Produsen semikonduktor besar asal Jerman, Infineon, mengumumkan kenaikan harga untuk...
Rosamund Kwan Jarang Tampil Bersama Adik Lelaki Sambut Hari Jadi — Kwan Sai Wah Pernah Bankrap, Kini Bangkit Semula dan Tinggal di Rumah Mewah Hasil Bidang Metafizik
(Hong Kong, 17 Mei) Artis Hong Kong Rosamund Kwan yang dijuluki sebagai “wanita tercantik Hong Kong”...